Pekuncen (Hanacaraka: ꦥꦼꦏꦸꦚ꧀ꦕꦼꦤ꧀, Banyumasan: Pekuncen, Mataram dan Semarangan: Pekuncèn) adalah kecamatan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Jumlah penduduk Kecamatan Pekuncen pada tahun 2024 adalah sebanyak 79.358 Jiwa terdiri dari 40.203 Laki-laki dan 39.155 Perempuan.
Potensi
Kecamatan Pekuncen merupakan daerah subur dengan curah hujan yang tinggi, sehingga daerah ini memiliki potensi menjadi sentral pertanian yang dapat diandalkan. Lahan pertaniannya menghasilkan padi, palawija, kol, cabai, ketimun, dan buncis. Kecamatan Pekuncen juga merupakan daerah sebagai sentral industri rumah tangga. Selain sektor pertanian dan industri rumah tangga, Kecamatan Pekuncen merupakan juga penghasil susu sapi murni yang berada di desa Tumiyang.
Di Desa Pekuncen, ada pasar Legok, yang memiliki banyak pusat-pusat kuliner di sepanjang jalan Legok hingga Pasiraman. Selain itu, di Desa Pekuncen Kota juga terdapat cagar budaya berupa Masjid Saka Tunggal Darussalam.
Kecamatan Pekuncen memiliki curah hujan tinggi, akan tetapi pasokan air saat musim kemarau sangatlah sedikit, dikarenakan hutan di sebelah utara kecamatan Pekuncen yang semakin gundul yang disebabkan oleh penebangan kayu ilegal yang terjadi hampir setiap malam.