Ditinjau dari topografinya, kecamatan Pebayuran termasuk dataran paling rendah dengan keberadaan desa karanghaur yang mencapai ketinggian rata-rata 4 meter di atas permukaan laut. Sedangkan daerah lainnya berada pada ketinggian 15 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan pemanfaatan ruang, sebanyak 80% luas wilayah kecamatan Pebayuran merupakan kawasan pertanian lahan basah. Penggunaan lahan lainnya, seperti pemukiman perdesaan dan jalur hijau masih relatif minim, hanya 20% dari luas pebayuran. Sebagian besar penduduk di kecamatan pebayuran menggantungkan kehidupannya pada sektor pertanian,dengan bekerja sebagai buruhtani. Namun, pada beberapa daerah, seperti desa karanghaur dan karangharja, sumber penghasilannya berasal dari sektor perdagangan besar/eceran dan rumah makan.
Infrastruktur
Pada umumnya, ketersediaan prasarana jalan yang layak masih terbatas pada penghubung antar pusat-pusat desa, ada beberapa titik ruas jalan yang rusak meskipun ada juga kondisi jalan beton yang dirasa cukup nyaman dilalui. Kondisi lalu lintas di pebayuran tidak terlalu ramai, sarana angkutannya cukup terbatas, trayek angkutan umum tidak menjangkau sampai pelosok, selebihnya hanya mengandalkan ojek motor.