Para Perintis Kemerdekaan adalah film Indonesia tahun 1977 yang disutradarai oleh Asrul Sani. Film ini diperankan oleh Mutiara Sani, Cok Simbara dan Arman Effendy. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Di Bawah Lindungan Ka'bah karya novelis Indonesia, Hamka.
Sinopsis
Penangkapan Haji Jalaluddin (Mansyur Syahdan) saat berkhutbah membekas di hati para pengikutnya, termasuk Hamid (Cok Simbara) dan Halimah (Mutiara Sani). Halimah adalah istri yang disia-siakan suami karena pro kepada Belanda, sedangkan Hamid adalah anak saudagar kaya. Ayahnya jatuh miskin dan meninggal setelah dicap sebagai pemberontak. Hamid dibawa ibunya ke Padang dan dibesarkan di keluarga Haji Jakfar (Rendra Karno), ayah Zaenab (Camelia Malik).
Hamid berguru di Padang Panjang dan bertemu dengan kawan lama, Fakhrudin (Arman Effendy) dan Zainudin (Soultan Saladin). Hamid dan Fakhrudin lebih dekat pada pikiran gurunya, sementara Zainudin lebih radikal. Hamid dan kawan-kawan memperjuangkan nasib Halimah. Hamid berlayar menuju Mekkah, karena kecewa Zaenab menikah dengan orang lain. Halimah meneruskan perjuangan, tetapi akhirnya ditangkap Belanda.