Para Martir dari Songkhon[1] (bahasa Thai:มรณสักขีแห่งสองคอนcode: th is deprecated ) Thailand (juga disebut Tujuh Martir Beato-Beata dari Songkhon) adalah tujuh orang ThaiKatolik Roma yang dihukum mati di desa Songkhon, subdistrik Pong Kham, Distrik Wan Yai,[2]Provinsi Mukdahan, timur laut Thailand, pada Desember 1940 oleh pasukan polisi lokal. Peristiwa tersebut terjadi pada saat Perang Prancis-Thailand dan polisi secara salah paham mengira mereka adalah mata-mata Prancis. Para korbannya dibeatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II di Roma pada 22 Oktober 1989.[3]