Ibu kota kabupaten in Kalimantan Tengah, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Ibu kota kabupaten in Kalimantan Tengah, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Menurut perkembangannya, Pangkalan Bun sebelumnya dikenal sebagai Sukabumi Pongkalanbu'un dan merupakan pelabuhan ("pangkalan") di tepi Sungai Buun (sekarang dekat Pasar Indra Sari).[butuh rujukan] Awal mula nama Pangkalan Bun adalah Sukabumi Pongkalan Bu'un yang diberikan oleh Sultan Imanudin yang saat itu memerintah dan memindahkan ibu kota pemerintahan dari Kotawaringin Lama. Nama Pongkalan Bu'un sendiri diucapkan oleh raja sebagai bentuk penghormatan kepada seorang penduduk setempat yang bernama Bu'un yang telah berjasa untuk Kesultanan Kotawaringin.[5]
Kota Pangkalan Bun didirikan pada 9 Jumadilawal 1221 H atau 25 Juli 1806 Masehi, bertepatan pada saat hari penancapan Tiang Sangga Benua.[6] Kota ini merupakan tempat kedudukan Pangeran Ratu (raja) Kerajaan Kotawaringin, setelah istana di Kotawaringin Lama ditinggalkan pada 1814.[butuh rujukan]
Transportasi
Pada masa sekarang, Pangkalan Bun telah menjadi hub bagi berbagai perusahaan perkebunan dan silvikultur yang banyak memiliki lahan usaha di sekitar kota ini.[butuh rujukan]
Kota Pangkalan Bun memiliki beberapa hidangan, seperti:[butuh rujukan]
Soto manggala, sejenis soto yang terbuat dari bahan singkong atau ketela. Dinamakan soto manggala karena masyarakat Pangkalan Bun menyebut singkong dengan nama manggala.
Soto Banjar, yaitu sejenis sup yang bahan utamanya terbuat dari kaldu ayam atau daging sapi dengan bumbu rempah yang kaya, seperti kunyit, jahe, dan serai.
Nasi Kuning, yaitu nasi khas Indonesia yang dimasak dengan menggunakan kunyit, sehingga memberikan warna kuning yang khas.
Telur Habang, yaitu hidangan telur yang dimasak dengan bumbu merah, dengan paduan rasa manis dan pedas.
Tempuyak, yaitu hasil fermentasi dari buah durian.
WadaiIlat sapi, kue berbahan dasar tepung terigu, gula merah, baking soda dan minyak goreng yang berbentuk oval serta berwarna kecoklatan.
Sambal lucung, sambal dari bahan Bunga Lucung atau Kecombrang.
Harang Kadra, Yaitu Kopi tumbuk khas Kampung Raja.
Kerupuk Basa yaitu kerupuk yang belum dipotong tipis dan dijemur, kerupuk basah biasanya dibakar dulu lalu dicocolkan ke sambal.
Keropok Ikan dan Amplang ikan olahan berbahan dasar ikan dari sungai.