Topografi
Kontur wilayah Desa Panawangan memiliki bentuk yang berbukit-bukit, hal ini menyebabkan wilayah Desa Panawangan memiliki beberapa lokasi rawan longsor, beberapa jalan desa penghubung antar dusun sering kali terjadi pergerakan yang berakibat pada rusaknya jalan. Wilayah Desa Panawangan terdiri dari sawah, kebun rakyat, hutan, dan permukiman. Sebagian besar sawah terutama yang terletak di wiliyah Dusun Salam, Cigobag, dan Sudimara sudah dialiri dengan jaringan irigasi yang sumber airnya berasal dari Sungai Cigede. Kebun penduduk umumnya ditanami dengan tanaman keras seperti kayu albasiah, sengon, mahoni, bambu, dan ada yang masih bercampur juga dengan tanaman buah, sayuran (tangkil), pete, jengkol, kelapa, dan beberapa jenis tanaman keras lainnya. Tanaman umbi-umbian, jagung, dan kacang tanah banyak ditanam oleh masayarakat di Pamugaran (salah satu wilayah di Dusun Panawangan).
Jalan-jalan Desa Panawangan seluruhnya sudah dilapisi aspal, jalan-jalan dusun juga umumnya sudah beraspal atau sudah diperkeras. Sumber air untuk kebutuhan mandi, mencuci, memasak, dan kebutuhan lainnya umumnya menggunakan mata air yang banyak terdapat di wilayah Desa Panawangan. Namun, pada musim kemarau, banyak mata air yang debitnya berkurang. Masyarakat juga banyak yang mengambil air dari sumur gali dan sumur bor. Air sungai umumnya tidak lagi digunakan untuk kebutukan minum dan memasak karena pertimbangan higienisitasnya. Masyarakat banyak yang memiliki kolam ikan, tetapi umumnya tidak digunakan untuk sumber pendapatan.