Tiyuh ini merupakan salah satu tiyuh tua yang secara geografis terletak di bantaran sungai Way Kiri anak Sungai Way Tulang Bawang. Berjumlah penduduk 6.669 jiwa dan tercatat salah satu tiyuh di Kecamatan Tulang Bawang Tengah yang beragama Islam semua (tidak ada non-islam), yang tersebar di 12 Suku (RW) dan 53 RT.[2][1]
Sejarah
Panaragan atau panarag berarti tanah pertapaan. Dahulu kala wilayah ini dikisahkan menjadi tempat bertapa. Panaragan erat kaitannya dengan Tuan Rio Sanak dan Situs Keramat Gemol. Di Keramat Gemol ada makam Minak Indah bin Tuan Rio Sanak. Minak Indah dikenal sakti dan tak terkalahkan, sehingga orang mencari berbagai cara untuk mengalahkannya.[3][4][5]
Panaragan dihuni oleh 5 suku dan tokoh moyang yang mendirikannya;
↑Kecamatan Tulang Bawang Tengah Dalam Angka Tahun 2025. BPS Tulang Bawang Barat. 2025. hlm.15–31. ISBN31095348.Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑Hadikusuma, Hilman (1977/1978). Adat Istiadat Daerah Lampung. Bandar Lampung. Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah.Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑Aris Munandar, Agus (2002). Jelajah Masa Lalu. Jakarta: Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑Saptono, Nanang; Widyastuti, Endang; Laili, Nurul; Qadarsih, Maharani (2014-12). Juliadi, Juliadi (ed.). Khasanah budaya Lampung (dalam bahasa Inggris). Banten: Direktorat Jenderal Kebudayaan.
↑Yulianto, Kresno (2008). Dinamika Permukiman Dalam Budaya Indonesia. Bandung: Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)