Osa Maliki Wangsadinata (30 Desember 1907–15 September 1969[1]) adalah pejuang Indonesia pada masa revolusi. Lahir dan besar di lingkungan keluarga pengurus mesjid dan mengenyam pendidikan di Taman Siswa hingga kemudian menjadi pengajar dan aktif di berbagai organisasi pergerakan.[2]
Kemudian, ia semakin dikenal sebagai salah satu anggota Partai Nasional Indonesia (PNI).[3] Selain itu, ia juga menjadi ketua Panitia Peneliti Ajaran Pemimpin Besar Revolusi bentukan MPRS. Ia juga pernah memiliki rumah di Jalan Cendana 37 yang berdekatan dengan kediaman pribadi milik Soeharto.[4] Ketika terjadi konflik politik di Indonesia pada tahun 1960-an, ia menjadi salah satu Ketua PNI bersama Sekretaris Jenderal PNI Usep Ranawidjaja yang kemudian hari disebut sebagai PNI Osa-Usep.[5][6][7][8]
Ia dilantik menjadi anggota DPRGR pada tanggal 25 Juni 1960 dan sempat menjadi Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS). Ia diberhentikan dengan hormat pada tanggal 9 Februari 1968, dan kursinya di DPRGR digantikan oleh Dudy Singadilaga.