Suku Ruben (bahasa Ibrani:שֵׁבֶט רְאוּבֵןcode: he is deprecated Shevet Re'uven, Šḗḇeṭ Rəʼûḇēn; bahasa Inggris:Tribe of Reubencode: en is deprecated ) adalah suku yang berasal dari Ruben, anak sulung Yakub dari istrinya Lea. Sebagai anak pertama, Ruben secara alami memiliki hak kesulungan—yakni posisi kehormatan dan berkat ganda dalam keluarga patriarkal Israel. Namun, kisah hidupnya diwarnai dengan kegagalan yang membuatnya kehilangan hak istimewa tersebut. Dalam Kejadian 35:22, diceritakan bahwa Ruben meniduri Bilha, gundik ayahnya, sebuah tindakan yang dinilai sebagai pelanggaran berat terhadap kehormatan keluarga. Akibatnya, Yakub mencabut hak kesulungannya dan memberikannya kepada anak-anak Yusuf (1 Tawarikh 5:1–2).
Pembagian tanah suku-suku Israel
Meskipun demikian, Ruben tetap menjadi kepala salah satu dari dua belas suku Israel. Suku Ruben, bersama dengan suku Gad dan setengah dari suku Manasye, memilih untuk menetap di sebelah timur Sungai Yordan, di wilayah yang subur dan cocok untuk peternakan (Bilangan 32). Mereka menerima izin Musa untuk tinggal di sana, dengan syarat mereka turut berperang bersama saudara-saudara mereka dalam penaklukan Tanah Perjanjian.
Dalam perjalanan sejarahnya, Suku Ruben dikenal sebagai kelompok yang relatif tidak menonjol. Meskipun mereka termasuk dalam barisan awal suku-suku Israel, pengaruh mereka secara politik dan spiritual tidak sebesar suku-suku lain seperti Yehuda atau Efraim. Beberapa catatan dalam Kitab Hakim-hakim bahkan menyebutkan bahwa suku ini pernah ragu-ragu untuk terlibat dalam peperangan (Hakim–hakim 5:15–16), yang semakin memperkuat gambaran mereka sebagai suku yang kehilangan arah dan posisi strategis.
Namun demikian, Suku Ruben tetap memiliki tempat dalam rencana keseluruhan Allah bagi Israel. Mereka disebutkan dalam daftar suku-suku yang akan dimeteraikan dalam Wahyu 7:5, yang menunjukkan bahwa meskipun mereka pernah jatuh, anugerah Allah tetap mencakup mereka. Ini bisa menjadi cerminan akan pengampunan, pemulihan, dan kasih karunia dalam kehidupan umat-Nya.
Wilayah
Musa membagi tanah milik suku Ruben, suku Gad dan sebagian suku Manasye di sebelah timur sungai Yordan (Transjordan).[1]
Suku Ruben menerima daerah kepunyaan mereka mulai dari Aroer yang di tepi sungai Arnon, kota pada pertengahan sungai itu, dan seluruh dataran tinggi dekat Medeba; Hesybon dan segala kotanya, yang di dataran tinggi, yakni Dibon, Bamot-Baal, Bet-Baal-Meon, Yahas, Kedemot, Mefaat, Kiryataim, Sibma, Zeret-Hasahar di atas gunung di lembah itu, Bet-Peor, lereng-lereng gunung Pisga, Bet-Yesimot, selanjutnya segala kota di dataran tinggi itu dan seluruh kerajaan Sihon, raja orang Amori, yang memerintah di Hesybon, yang dikalahkan oleh Musa.[2]
Mereka membangun kota-kota Hesybon, Eleale, Kiryataim, Nebo, Baal-Meon, --dengan mengganti nama-namanya--dan Sibma; dan mereka memberi nama lain kepada kota-kota yang dibangun mereka itu.[3]
Wasiat Yakub
Kejadian 49:3–4: "Engkau yang membual sebagai air, tidak lagi engkau yang terutama, sebab engkau telah menaiki tempat tidur ayahmu." Kenyataannya, suku Ruben tidak mendapatkan 2 bagian tanah seperti biasanya untuk anak sulung. Dua bagian tanah itu diberikan kepada suku Yusuf, dengan pembagian kepada suku Manasye dan suku Efraim.
Berkat Musa
Ulangan 33:6: "Biarlah Ruben hidup dan jangan mati, tetapi biarlah orang-orangnya sedikit jumlahnya."
Sejarah
Pada zaman raja Saul, suku Ruben berperang dengan orang Hagri; setelah orang-orang ini jatuh ke dalam tangan mereka, maka mereka diam di kemah-kemah orang-orang itu di seluruh sisi timur Gilead.[4] Perang dengan orang Hagri ini dibantu oleh suku Gad dan suku Manasye sebelah timur, yang juga bersama-sama mereka memerangi orang Yetur, Nafish dan Nodab. Mereka mengambil ternak dan menduduki tempat orang-orang itu sampai waktu pembuangan.[5]
Ketika Kerajaan Israel pecah pada zaman raja Rehabeam, suku Ruben bergabung dengan Kerajaan Israel Utara bersama 9 suku lain. Sewaktu kerajaan utara dikalahkan oleh Asyur pada tahun 722 SM dan semua penduduknya dibuang ke tempat lain, suku Ruben ikut tersebar dan terhitung sebagai 10 suku terhilang dari Israel.