Orok (Ороки dalam bahasa Rusia; penyebutan diri: Ulta, Ulcha), yang terkadang disebut Uilta, adalah sebuah suku di Oblast Sakhalin (terutama bagian timur pulau tersebut) di Rusia. Bahasa Orok masuk dalam kelompok selatan rumpun bahasa Tungusik. Menurut Sensus Rusia 2002, terdapat 346 orang Orok yang tinggal di Utara Sakhalin melalui Laut Okhotsk dan Selatan Sakhalin di distrik tersebut melalui kota Poronaysk. Menurut Sensus 2010, terdapat 295 orang Orok di Rusia.
Selain itu, orang Orok tinggal di pulau Hokkaido, Jepang – pada 1989, terdapat sebuah komunitas dari sekitar 20 orang di dekat kota Abashiri. Jumlah mereka saat ini tidak diketahui.[5][6]
Sejarah
Tradisi lisan Orok mengindikasikan bahwa orang Orok berbagi sejarah dengan orang Ulch, dan mereka bermigrasi ke Sakhalin dari kawasan Sungan Amgun di Rusia daratan. Riset mengindikasikan bahwa migrasit tersebut diyakini terjadi pada abad ke-17.[6]
Kekaisaran Rusia meraih kekuasaan penuh atas wilayah Orok setelah Traktat Aigun 1858 dan Konvensi Peking 1860.[7] Sebuah koloni penal didirikan di Sakhalin antara 1857 dan 1906, mengirimkan sejumlah tahanan politik dan penjahat Rusia, termasuk Lev Sternberg, seorang etnografer awal penting tentang orang Orok dan orang asli lainnya di pulau tersebut, Nivkhs dan Ainu.[8] Sebelum kolektivisasi Soviet pada 1920an, Orok terbagi dalam lima kelompok, yang masing-masing memiliki zona migratori mereka sendiri.[6] Namun, setelah Revolusi Bolshevik pada 1922, pemerintah baru Uni Soviet menarik kebijakan kekaisaran sebelumnya terhadap orang Orok untuk memasukkan mereka ke dalam ideologi komunis.[9] Pada 1932, Orok utara bergabung dengan lahan kolektif Val, yang dikhususkan untuk tempat pembuahan, bersama dengan sejumlah kecil Nivkhs, Evenk dan Rusia.[6]
Suzuki, Tessa Morris (1998), "Becoming Japanese: Imperial Expansion and Identity Crises in the Early Twentieth Century", dalam Minichiello, Sharon (ed.), Japan's competing modernities: issues in culture and democracy, 1900-1930, University of Hawaii Press, hlm.157–180, ISBN978-0-8248-2080-0
Weiner, Michael (2004), Race, Ethnicity and Migration in Modern Japan: Imagined and imaginary minorities, Taylor and Francis, ISBN978-0-415-20857-4
Bacaan tambahan
Missonova, Lyudmila I. (2009). The Main Spheres of Activities of Sakhalin Uilta: Survival Experience in the Present-Day Context. Sibirica: Interdisciplinary Journal of Siberian Studies, 8:2, 71–87. Abstract available hereDiarsipkan 2013-01-03 di Archive.is (retrieved November 9, 2009).
Ороки. -- Народы Сибири, Москва—Ленинград 1956.
Т. Петрова, Язык ороков (ульта), Москва 1967.
А. В. Смоляк, Южные ороки. -- Советская этнография 1, 1965.
А. В. Смоляк, Этнические процессы у народов Нижнего Амура и Сахалина, Москва 1975.
Pranala luar
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Orok people.