Per 31 Desember 2019, kota ini memiliki estimasi jumlah penduduk sebesar 2.837 jiwa dan kepadatan penduduk sebesar 5,38 orang per km². Kota ini memiliki luas wilayah sebesar 527,27km².
Etimologi
Nama Oketo berasal dari bahasa Ainu yaitu berasal dari nama anak sungai yang memasuki Sungai Tokoro. "O-ket-un-nai" yang berarti sungai yang muaranya mengering/kerangka untuk pengeringan kulit binatang.[1]
Geografi
Terletak di selatan subprefektur Okhotsk, dan juga selatan Kota Kitami. Bagian timur dari kota ini adalah daerah perbukitan dan bagian baratnya adalah daerah pegunungan dengan hutan yang luas.
Gunung: Gunung Higashi Mikuni (1.230 m)
Sungai: Sungai Tokoro, Sungai Kunneppu
Danau: Danau Oketo (Bendungan Kanoko)
Munisipalitas yang berdekatan
Oketo berbatasan dengan lima munisipalitas di Prefektur Hokkaido, yang membentang di wilayah Subprefektur Okhotsk, dan Tokachi:
Menurut data sensus Jepang,[2] berikut adalah data populasi Oketo dalam beberapa dekade terakhir.
Populasi historis
Tahun
Jumlah Pend.
±%
1970
8.881
—
1980
6.430
−27.6%
1990
4.901
−23.8%
2000
4.110
−16.1%
2010
3.428
−16.6%
2020
2.775
−19.0%
Sejarah
Oketo terkenal di Jepang karena kerajinan kayunya, yang disebut sebagai Oke-Craft. Mayoritas kerajinan ini adalah benda-benda rumah tangga seperti piring dan mangkuk. Benda-benda tersebut biasanya terbuat dari pohon pinus putih lokal. Selain terkenal akan kerajinan kayunya, Oketo saat ini juga terkenal akan hasil pertaniannya, seperti kentang, dan bit. Peternakan sapi dan sapi perah juga ada di kota ini. Pada zaman dahulu, pegunungan di dekat Oketo (mis. Oketoyama) adalah sumber utama obsidian yang digunakan untuk alat pemotong serta mata panah.
Pendidikan
Oketo memiliki satu sekolah dasar, yaitu Sekolah Dasar Oketo. Sebelumnya, kota ini memiliki empat sekolah dasar yang aktif tetapi karena menurunnya populasi kota ini, tiga dari empat SD ini telah ditutup. SMP Oketo adalah satu-satunya sekolah menengah pertama yang di kota ini. Selain itu ada juga sekolah menengah prefektur yang berlokasi di Oketo, yaitu Sekolah Menengah Oketo, yang menawarkan program studi kesejahteraan sosial.