Nama Oekmurak berasal dari bahasa Tetun. Kata oe berarti tongkat komando dan kmurak berarti logam mulia. Secara harfiah, Oekmurak dapat diartikan sebagai "tongkat yang terbuat dari logam mulia", yang melambangkan simbol kekuasaan Raja Loro Alala.
Bencana alam
Desa ini mengalami bencana alam berupa erosi di bantaran Sungai Benenai akibat banjir. Bencana tersebut menyebabkan lahan pertanian warga hilang, beberapa rumah terancam hanyut, dan sebagian warga terpaksa mengungsi.[1]
Demografi
Menurut data Badan Pusat Statistik Kabupaten Malaka tahun 2023, jumlah penduduk Desa Oekmurak adalah 988 jiwa, terdiri dari 479 laki-laki dan 509 perempuan.[2] Mata pencaharian utama penduduk desa ini adalah sebagai petani dan peternak.
Pelayanan kesehatan bagi warga desa dilayani oleh Puskesmas Oekmurak, yang merupakan salah satu dari 19 Puskesmas terakreditasi di Kabupaten Malaka.[6]