Nuri-raja papua atau bayan sayap-merah (Aprosmictus erythropterus), merupakan salah satu jenis burung paruh bengkok pemakan biji-bijian dari famili Psittaculidae dan genus Aprosmictus. Burung nuri ini dapat dijumpai padang rumput, sabana, lahan pertanian, dan hutan yang berada di daerah Papua atau Papua Nugini dan Australia, kecuali di sepanjang pantai timur.
Deskripsi
Burung nuri raja papua memiliki ukuran sekitar 30 sampai 33cm 31cm dengan berat sekitar 156g.[2] Burung nuri raja papua secara seksual dimorfik alias kelamin jantan dan betina memiliki penampilan yang hampir sama.
Suara
Tajam dan tegas seperti palu, juga serangkaian suara seperti elang-alap. Belum tersedia rekaman suara yang diambil di wilayah Indonesia
Persebaran dan ras
Savana terbuka di Trans-Fly, antara muara S. Digul dan S. Fly, serta di dekat permukaan laut Papua. Juga terdapat di Australia. Memiliki tiga sub-spesies dengan daerah persebaran:
A. e. papua (Mayr & Rand, 1936) – Dataran rendah Papua Nugini
A. e. coccineopterus (Gould, 1865) – Papua bagian selatan dan Australia bagian utara
A. e. erythropterus (J. F. Gmelin, 1788) – Pedalaman Australia bagian timur
Reproduksi
Musim kawin Burung nuri raja papua pada umumnya pada bulan Agustus hingga Desember. Tambang biasanya memiliki sarang mereka pada bulan September / Oktober. Nuri raja papua jantan dapat menjadi sedikit agresif terhadap pasangannya ketika memasuki musim kawin. Nuri ini pada umumnya bertelur antara 3 sampai 6 butir telur yang di erami sekitar 3 minggu fledge muda pada usia 5 sampai 6 minggu.[3]