Northumbria merupakan kerajaan abad pertengahan awal yang terletak di wilayah yang kini dikenal sebagai Inggris Utara dan Skotlandia Selatan. Nama Northumbria sendiri berasal dari Bahasa Inggris KunoNorþanhymbre, yang secara harfiah berarti "orang atau provinsi di utara Humber", merujuk pada lokasinya yang berada di seberang muara Humber.
Cikal bakal Northumbria bermula dari dua kerajaan terpisah: Deira di bagian selatan dan Bernicia di bagian utara. Konflik antara kedua kerajaan ini pada paruh pertama abad ketujuh berakhir dengan pembunuhan raja terakhir Deira pada tahun 651 M. Setelah peristiwa tersebut, Northumbria disatukan dan diperintah secara permanen di bawah raja-raja Bernicia.
Northumbria kehilangan statusnya sebagai kerajaan independen pada pertengahan abad ke-10, ketika Deira ditaklukkan oleh bangsa Denmark (Danes) dan diubah menjadi Kerajaan York. Meskipun wilayah Bernicia sempat dipertahankan sebagai sisa wilayah kekuasaan (rump Earldom) Bamburgh, wilayah di utara Sungai Tweed akhirnya diserap ke dalam Kerajaan SkotlandiaAbad Pertengahan. Sementara itu, bagian yang terletak di selatan Sungai Tweed diserap ke dalam Kerajaan Inggris, membentuk wilayah administratif yang dikenal sebagai countyNorthumberland dan County Palatine Durham.