Benigno Simeon ''Ninoy'' Aquino Jr.,[2][3][4][5] (27 November 1932–21 Agustus 1983) juga dikenal dengan sebutan Ninoy Aquino, adalah salah satu Senator Filipina. Ia mengawali karier politik sebagai wali kota Concepcion. Sebelumnya ia menjadi wartawan di Manila Times. Ia adalah suami dari Presiden Corazon Aquino. Sesaat setelah turun, ia diberondong dengan pistol. Orang yang tertembak di sebelahnya dinyatakan sebagai penembaknya. Diduga tentara yang melakukan aksi tersebut.
Warisan
Bandara Internasional Manila diubah namanya menjadi Bandara Internasional Ninoy Aquino.
Uang kertas 500 peso yang sebelumnya gambarnya adalah Ferdinand Marcos, diubah menjadi gambar Benigno Aquino Jr., setelah Revolusi EDSA.
Referensi
↑Original Term until December 30, 1973 cut short pursuant to the Declaration of Martial Law on September 23, 1972.