Francisca de Paula de Jesus (São João del-Rei, Minas Gerais, 1810 – Baependi, Minas Gerais, 14 Juni 1895), juga dikenal sebagai Nhá Chica ("Bibi Francie" dalam bahasa Portugis), adalah seorang awam Katolik Afro-Brasil yang dulunya diperbudak dan dikenal karena kehidupannya yang sederhana dan dedikasinya terhadap Allah.[1]
Nhá Chica tak memiliki marga dan merupakan anak luar nikah yang lahir dari ibunya yang diperbudak. Ia sendiri diperbudak sampai dibebaskan pada 1820 yang memperkenankannya untuk mendedikasikan dirinya untuk mengurusi kaum miskin di wilayah tersebut dan pembangunan kapel Maria di dekat tempat tinggalnya selama sisa masa hidupnya.[2][3]
Beatifikasinya diadakan pada Brasil pada pertengahan 2013 dan menjadikannya wanita Afro-Brasil pertama yang dibeatifikasi.[4][5][6]