Kisah balas membalas dendam, yang berawal dari iri hati. Pimpinan perguruan silat Batu Putih menunjuk salah satu murid jadi penggantinya. Murid lain tidak terima, lalu mencuri keris pusaka dan membunuh sang guru, hingga yang didakwa adalah murid yang ditunjuk sebagai pengganti tadi, yang akhirnya juga terbunuh. Adiknya yang kemudian membalas dendam kematian kakak-kakaknya setelah ia menyingkir terlebih dahulu.[1]
Referensi
↑JB Kristanto, Katalog Film Indonesia 1926-1995, PT Grafiasri Mukti,Jakarta, 1995 hal 307