Museum ini resmi dibuka untuk umum pada September 1977 di bawah bimbingan SyahbanuFarah Pahlavi,[4] namun ditutup pada November 1978. Museum ini dibuka kembali setahun kemudian pada 1979, dengan beberapa perubahan pada dekorasi interior dan perluasan lebih lanjut ruang pamerannya. Museum ini ditutup lagi pada 1984 karena kesulitan internal dan dibuka kembali setahun kemudian. Akhirnya dibuka untuk ke-5 kalinya, setelah renovasi pada 4 Februari 2000. Saat ini, museum dikelola oleh Organisasi Warisan Budaya Iran.[1][5]
Koleksi
Koleksi museum ini mencakup periode dari milenium ke-7 SM hingga awal abad ke-20 yang disusun secara kronologis. Benda-benda yang dipamerkan meliputi artefak yang terbuat dari tanah liat bakar, logam dan batu dari zaman prasejarah hingga tembikar dan benda-benda logam, tekstil dan lukisan pernis, manuskrip dan perhiasan yang termasuk dalam periode Islam.[6]
Perpustakaan
Museum ini memiliki ruang perpustakaan dengan koleksi lebih dari 10.000 buku berbahasa Persia, Inggris, Prancis, dan Jerman tentang seni, sejarah, arkeologi, dan lukisan klasik Persia.[6]
Departemen Publikasi
Museum juga memiliki departemen penerbitan yang telah menerbitkan banyak buku mengenai seni dan koleksi Iran.[6]
Pada Mei 2015, berbagai dokumen museum yang sebagian besar merupakan komunikasi dengan kantor Shahbanu Farah Diba sebelum Revolusi Islam 1979 dibakar. Masalah ini diungkapkan oleh Kantor Berita Mehr di Teheran dan menimbulkan banyak kritik di media berbahasa Persia dan jejaring sosial.[2]