Masawa atau sebelumnya dikenal sebagai Falasteen 48 adalah saluran televisi Palestina yang ditujukan untuk Warga Arab di Israel. Kantor pusatnya berlokasi di kota Ramallah dan siaran dilakukan dari kota Ramallah, dan merupakan bagian dari televisi berlangganan. Saluran ini merupakan bagian dari Badan Penyiaran dan Televisi Palestina.[1]
Sejarah dan Pendirian
Saluran ini secara resmi diluncurkan pada 1 Juni 2015, setelah upacara pembukaan yang diadakan di Hotel Golden Crown di kota Nazareth. Saluran ini disiarkan dari kota Ramallah, dengan studio di Nazareth, dan bertujuan untuk menyoroti isu-isu Palestina di dalam negeri serta menyajikan konten yang mencerminkan identitas budaya dan sosial mereka.
Tiga minggu setelah peluncuran saluran tersebut, Menteri Komunikasi Israel, Gilad Erdan, menandatangani perintah berdasarkan perjanjian sementara tahun 1994, yang akan berlaku selama enam bulan, yang melarang segala aktivitas saluran tersebut di dalam Israel.[2][3][4]
Upaya penutupan dan tekanan Israel
Tiga minggu setelah diluncurkan, Perdana Menteri Israel saat itu, Benjamin Netanyahu, yang juga menjabat sebagai Menteri Komunikasi, mengeluarkan perintah untuk menutup saluran tersebut. Namun, saluran tersebut terus menyiarkan dari Ramallah, sehingga keputusan tersebut tidak dapat dilaksanakan.
Pada 24 Juni 2016, Menteri Komunikasi Israel, Gilad Erdan, mengeluarkan perintah untuk melarang segala aktivitas saluran tersebut di dalam Israel, dengan mengacu pada Undang-Undang Penerapan Kesepakatan Tahap Sementara 1994, dengan alasan bahwa saluran tersebut beroperasi di bawah naungan Otoritas Palestina tanpa izin resmi.[2][3][4][5]
Saluran Musawa mengecam keputusan ini dan menganggapnya sebagai keputusan yang murni politis yang bertujuan untuk membungkam suara-suara yang menyerukan perdamaian dan kesetaraan. Saluran tersebut menegaskan komitmennya untuk terus menyiarkan program-programnya sesuai dengan visi medianya.[6]
Perubahan nama menjadi "Masawa"
Pada bulan September 2015, saluran tersebut mengubah namanya dari "Palestine 48" menjadi "Masawa", sebagai langkah untuk memperkuat misinya dalam mendukung kesetaraan dan keadilan sosial bagi warga Palestina di dalam negeri.
Namun, sekitar tiga minggu setelah saluran ini diluncurkan, Perdana Menteri Israel Netanyahu, yang juga menjabat sebagai Menteri Komunikasi Israel, mengeluarkan perintah untuk menutup saluran ini, tetapi tidak berhasil. Menurut Menteri Riyad Al-Hassan, pengawas umum Otoritas Penyiaran dan Televisi, saluran ini menyiarkan dari kota Ramallah.[7][2]
Pada September 2015, saluran tersebut mengubah namanya dari "Palestine 48" menjadi "Masawa".[8][9][10]
Pesan dan konten
Saluran Masaawa berupaya menyajikan konten yang mencerminkan keprihatinan dan aspirasi warga Palestina di dalam negeri, melalui program-program politik, budaya, sosial, dan seni. Saluran ini disiarkan melalui satelit Nilesat pada frekuensi 12645 horizontal, dan dianggap sebagai platform media yang berupaya meningkatkan komunikasi antara warga Palestina di dalam Garis Hijau dan seluruh dunia.[11][12]
Program Unggulan
Saluran ini menyajikan berbagai program yang menyoroti isu-isu masyarakat Palestina, di antaranya:[13]
"Shu Balad": Program bincang-bincang yang mengundang tokoh-tokoh terkemuka untuk membahas isu-isu terkini.
"Sabahna Ghayr": Program pagi yang membahas berbagai topik sosial dan budaya.
"Panorama Masawa": Program berita yang menampilkan peristiwa-peristiwa politik dan ekonomi terkemuka.