Muhammad bin Ali bin Abi Thalib (bahasa Arab:مُحَمَّد بن عَلِيّ بن أَبِي طَالِبٍcode: ar is deprecated ),[2] dikenal dengan nama Muhammad al-Asghar bin Ali (bahasa Arab:محمد الأصغر بن عليcode: ar is deprecated ), adalah putra dari Ali bin Abi Thalib dan ibunya adalah budak-selir (أم ولد).[3] Tidak banyak diketahui tentang biografinya. Ia dijuluki al-Asghar untuk membedakan dari saudaranya yang juga bernama Muhammad yaitu Muhammad al-Akbar (Muhammad bin al-Hanafiyah) dan Muhammad al-Ausath.[1] Muhammad al-Asghar turut serta bersama saudara seayahnya, al-Husain bin Ali, di Karbala dan terbunuh bersamanya.[3] Seorang laki-laki dari Bani Aban bin Darim (salah satu cabang suku Bani Tamim[4]) memanah Muhammad lalu membunuhnya dan memenggal kepalanya kemudian membawanya.[2]
Referensi
12Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shalabi. Biografi Ali bin Abi Thalib. Pustaka Al-Kautsar. hlm.30. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-03. Diakses tanggal 2022-03-03.
12"الكامل في التاريخ >> ثم دخلت سنة إحدى وستين"[Al-Kamil fi at-Tarikh – Peristiwa tahun enam puluh satu]. islamweb.net (dalam bahasa Arab). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-07-18. Diakses tanggal 2022-07-18.