Muhammad mengikuti sekolah pemikiran Dar ul-Ulum Deoband. Ia diingat untuk kontribusinya dalam studi hadits dan sebagai penulis volume kedelapan belas Awjāzul Masālik ilá Mu'attā Imām Mālik. Dia juga penulis Fadha'il-e 'Amal (Fadhilah Amal dalam versi indonesia), yang merupakan bagian dari serangkaian buku yang digunakan oleh Jamaah Tabligh untuk Dakwah.