Muhammad Hosni Said Mubarak (bahasa Arab:محمد حسنى سيد مباركcode: ar is deprecated , translit.Muḥammad Ḥusnī Mubārak, juga dikenal dengan Hosni Mubarak, bahasa Arab:حسنى مباركcode: ar is deprecated , translit.Ḥusnī Mubārak; 4 Mei 1928–25 Februari 2020) adalah mantan PresidenMesir. Ia menjabat pada periode 14 Oktober1981-11 Februari2011.[1]
Mubarak lahir pada 4 Mei1928 di "Kafr El-Meselha", Governorat Al Monufiyah (Mesir).[butuh rujukan] Saat masih belajar di perguruan tinggi, ia bergabung dengan Akademi Militer Mesir hingga meraih gelar Bachelor's Degree dalam Pengetahuan Militer pada tahun 1949.[butuh rujukan] Pada tahun 1950, ia bergabung dengan Akademi Angkatan Udara dan kembali meraih gelar Bachelor's Degree untuk Pengetahuan Aviation serta Ia mengajar di Akademi Angkatan Udara pada periode 1952-1959. Pada tahun 1964, ia diangkat sebagai Kepala Delegasi Militer Mesir untuk USSR.[butuh rujukan]
Setelah bergabung di Akademi Militer FROUNZ (Uni Soviet), ia menjadi Komandan Pangkalan Angkatan Udara Barat Kairo (1964) dan menjabat Direktur Akademi Angkatan Udara pada tahun 1968.[butuh rujukan] Pada tahun 1969, ia menjabat Kepala Staf Angkatan Udara dan Komandan Angkatan Udara serta Wakil Menteri Peperangan (1972).[butuh rujukan] Pada 1974, ia dipromosikan ke peringkat Letnan Jendral dan Wakil-Presiden Republik Arab Mesir (1975).[butuh rujukan]
Pada 1979, ia menjabat Wakil-Presiden Partai Demokratik Nasional (NDP) dan langsung menjabat Presiden Republik Arab Mesir pada 1981.[butuh rujukan] Pada 1982, ia menjabat Presiden Partai Demokratik Nasional dan terpilih kembali sebagai presiden (1987).[butuh rujukan] Periode 1989-1990, ia menjabat Ketua Umum Organisasi Persatuan Afrika "OAU".[butuh rujukan] Ia terpilih kembali sebagai presiden pada 1993 dan menjabat lagi sebagai Ketua Umum Organisasi Persatuan Afrika "OAU" pada periode 1993-1994.[butuh rujukan] Sejak Juni 1996, ia menjabat Ketua Umum Arab Summit.[butuh rujukan] Ia terpilih kembali sebagai presiden pada 1999 dan menjabat Ketua Umum G-15 pada periode 1998-2000.[butuh rujukan]
Pernikahannya dengan Suzanne Mubarak melahirkan memperoleh dua anak, yaitu Alaa dan Gamal.[butuh rujukan]
Politik dan jabatan militer
Kembali terpilih sebagai presiden untuk kelima kalinya (2005)
Demonstrasi massa yang memprotes kepemimpinan Mubarak di Alun-alun Tahrir sejak 25 Januari2011 berhasil menumbangkannya pada 12 Februari 2011, meskipun pada 1 Februari 2011 ia berencana menggelar pemilu presiden pada bulan September dan menjanjikan amendemen konstitusi. Namun karena para demonstran menekannya untuk mundur secepatnya, upayanya gagal.[butuh rujukan]
Pada 10 Februari beredar rumor bahwa Mubarak akan mundur. Puncaknya, Wakil Presiden Omar Suleiman mengumumkan mundurnya Mubarak melalui televisi nasional Mesir dan menyerahkan kekuasaannya kepada militer.[3]