Mrs. adalah film drama berbahasa Hindi dari India yang disutradarai oleh Arati Kadav. Film ini merupakan pembuatan ulang dari film Malayalam tahun 2021 berjudul The Great Indian Kitchen, dan dibintangi oleh Sanya Malhotra sebagai seorang perempuan yang baru menikah yang harus menghadapi tradisi patriarki yang regresif.[2]
Richa, seorang penari berpendidikan, menjalani pernikahan yang dijodohkan dengan Diwakar, seorang dokter dari keluarga yang sangat tradisional dan patriarki. Pada awalnya kehidupan rumah tangga mereka tampak berjalan harmonis, tetapi keadaan kemudian berubah ketika Richa harus menyesuaikan diri dengan rutinitas pekerjaan rumah yang menuntut. Pekerjaan dapur yang melelahkan dan berbagai hal tidak menyenangkan—membersihkan, mencuci peralatan makan, dan keran yang bocor—diserahkan kepada para perempuan, sementara para laki-laki sebagian besar menikmati waktu mereka dengan ponsel atau yoga. Struktur keluarga yang sangat patriarkal juga terlihat dari kebiasaan sehari-hari, seperti ibu mertua yang melayani kebutuhan ayah mertua secara langsung. Para laki-laki makan terlebih dahulu dan meninggalkan tempat makan dalam keadaan berantakan tanpa memedulikan bagaimana para perempuan dapat makan setelah mereka. Meskipun pada awalnya Richa berusaha menyesuaikan diri dengan tugas-tugas dapur, ia tidak menyadari bahwa masalah sebenarnya akan dimulai ketika ibu mertuanya harus pergi untuk sementara waktu.
Sikap Diwakar terhadap Richa juga perlahan mulai berubah. Jika sebelumnya ia memuji Richa karena 'aroma dapur' yang melekat pada dirinya, ia kemudian mulai mengabaikan permintaan Richa untuk memperbaiki kerusakan di dapur. Hubungan mereka juga menjadi tegang ketika Diwakar berusaha memaksakan hubungan seksual dengan tujuan agar Richa segera hamil, sementara Richa menginginkan hubungan yang lebih didasarkan pada keintiman emosional. Ayah mertuanya juga melarang Richa untuk bekerja di luar rumah dengan alasan bahwa keberadaan seorang perempuan di rumah membawa kemakmuran bagi keluarga. Ketika Richa mengalami menstruasi, ia menyadari bahwa keluarga tersebut memiliki pandangan yang sangat konservatif mengenai menstruasi, meskipun ia menikmati waktunya sendirian. Ia juga harus menghadapi tamu-tamu, komentar patriarkal yang terselubung, serta tekanan psikologis akibat keterasingan dari kehidupan yang sebelumnya ia jalani.
Tidak lama setelah Diwakar memintanya menghapus video tarian dari akun media sosialnya, Richa mulai mempertanyakan apakah pernikahan ini layak dipertahankan. Pada sebuah perayaan ulang tahun ayah mertuanya, ia akhirnya melampiaskan frustrasinya dengan menyajikan air kotor dari kebocoran wastafel dapur sebagai minuman bagi para tamu. Ketika Diwakar mendatangi dapur dengan marah diikuti oleh ayahnya, Richa menyiramkan air tersebut ke arah Diwakar sebelum meninggalkan rumah tanpa disadari para tamu, yang mengisyaratkan keputusannya untuk mengakhiri pernikahan. Film ini berakhir dengan adegan yang menunjukkan Richa sebagai guru tari yang mandiri, mengekspresikan penderitaannya melalui sebuah pertunjukan tari, sementara Diwakar telah menikah lagi dan istri keduanya tampak senang melayani mereka, tanpa menyadari penderitaan yang menantinya.[5]
Mrs. merupakan pembuatan ulang dari film Malayalam tahun 2021 The Great Indian Kitchen karya Jeo Baby. Sutradara Arati Kadav bermaksud membuat cerita dari film asli tersebut lebih mudah diakses oleh penonton India Utara.[6]
Rilis
Mrs. diputar di berbagai festival film internasional. Film ini ditayangkan perdana pada Festival Film Black Nights Tallinn 2023.[7] Teaser film tersebut dirilis pada November 2023. Film ini kemudian dipilih sebagai film penutup pada Festival Film India New York 2024,[8] di mana Arati Kadav dinominasikan dalam kategori Sutradara Terbaik. Film ini juga menjalani pemutaran perdana di Asia pada Festival Film Internasional India ke-55 tahun 2024 pada 22 November 2024, serta diputar dalam Festival Film India Melbourne ke-14 tahun 2024.[9] Film ini kemudian dirilis langsung di platform OTT ZEE5 pada 7 Februari 2025.[10]
Sanya Malhotra memenangkan penghargaan Aktris Terbaik atas penampilannya dalam film ini pada Festival Film India New York 2024.[11]
Penerimaan
Pada situs agregator ulasan Rotten Tomatoes, 85% dari 13 ulasan kritikus bersifat positif, dengan nilai rata-rata 6,3 dari 10.[12]
Saibal Chatterjee dari NDTV memberikan penilaian 3 dari 5 bintang dan menyatakan bahwa 'Sanya Malhotra benar-benar menghidupi perannya dan sutradara Arati Kadav mengelola unsur-unsur film dengan efisiensi yang mencolok'.[13]
Sukanya Verma dari Rediff.com memberikan 4 dari 5 bintang dan menilai bahwa 'Mrs. berhasil memancing kemarahan penonton karena alasan yang tepat, tanpa harus menggunakan drama yang berlebihan'.[14]
Shubhra Gupta dari The Indian Express memberikan 3 dari 5 bintang dan menyatakan bahwa bagi penonton yang belum menonton film Malayalam aslinya, film yang dibintangi Sanya Malhotra ini tetap memiliki banyak kelebihan. Ia juga menyebut bahwa film ini, dengan sejumlah penampilan akting yang efektif serta pesan yang penting, layak menjadi tontonan yang dianjurkan bagi pasangan.[15]
Seorang kritikus dari Bollywood Hungama memberikan 3 dari 5 bintang dan menulis bahwa 'Mrs. merupakan pembuatan ulang yang setia dan kembali menampilkan penampilan berkesan dari Sanya Malhotra'.[16]
Nandini Ramnath dari Scroll.in menyatakan bahwa film ini menggambarkan kenyataan di balik hidangan rumahan yang tampak lezat dan proses memasak yang rumit, yang sering kali melibatkan seorang perempuan yang bekerja di depan api kompor atau di wastafel, dipuja sebagai ibu rumah tangga yang sempurna tetapi pada kenyataannya kerap diperlakukan tidak lebih baik daripada pembantu yang tidak dibayar.[17]
Sana Farzeen dari India Today memberikan nilai 3,5 bintang dan menulis bahwa 'Mrs. merupakan refleksi yang mengusik tentang realitas yang diam-diam dialami banyak perempuan, sehingga menjadikannya film yang penting untuk ditonton. Meskipun mungkin tidak sepenuhnya menangkap kekasaran realitas yang mentah seperti dalam The Great Indian Kitchen, film ini tetap menyajikan gambaran yang mengguncang tentang patriarki yang bersifat sistemik'.[18]
Kritikus film Sucharita Tyagi memuji film tersebut, tetapi juga mencatat bahwa Mrs. terlalu setia sebagai pembuatan ulang. Ia menilai bahwa selain beberapa unsur lagu dan tari yang dianggap kurang efektif, hampir setiap bagian cerita sangat mirip dengan film aslinya. Bahkan bagi penonton yang belum menonton film karya Jeo Baby, menurutnya gaya produksi Bollywood yang kuat membuat alur adegan mudah diprediksi.[19]
↑Verma, Sukanya (7 February 2025). "Mrs Review: A Must Watch!". Rediff. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 February 2025. Diakses tanggal 7 February 2025.