Mochammad Ibnu Rubianto (12 November 1956–24 Januari 2001) adalah seorang politikus dan akademikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Bupati Malang dari 26 Oktober 2000 hingga wafat pada 24 Januari 2001. Ia merupakan salah satu bupati yang memimpin Kabupaten Malang pada awal era reformasi.[1]
Kehidupan
Ibnu Rubianto lahir di Malang pada 12 November 1956. Ia merupakan putra dari Letkol (Purn.) KH Mahfud Ridwan, seorang pejuang kemerdekaan eks PETA penerima Bintang Gerilya, dan Hj. Soejati, ketua Korps Wanita Veteran Indonesia (KOWAVERI) Cabang Malang yang juga penerima Bintang Gerilya. Dari garis keluarga ibunya, Ibnu merupakan cucu dari KH Ridlwan Abdullah, ulama asal Jawa Timur yang dikenal sebagai pencipta lambang Nahdlatul Ulama (NU) dan salah satu pendiri organisasi tersebut pada tahun 1926 bersama KH Hasyim Asy'ari, KH Abdul Wahab Hasbullah, dan KH Bisri Syansuri.
Ia menempuh pendidikan di SD Narotama II Malang, SMP Negeri 3 Malang, dan SMA Negeri 3 Malang. Setelah itu, Ibnu melanjutkan studi ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan meraih gelar Sarjana Teknik Sipil (Transportasi). Ia juga memperoleh gelar MBA di bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dari Institut Pengembangan Wiraswasta Indonesia (IPWI) Jakarta.[2]
Sebelum terjun ke dunia politik, Ibnu Rubianto berkarier sebagai dosen tetap di Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang dan pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik universitas tersebut.
Ia kemudian terpilih menjadi Bupati Malang pada 26 Oktober 2000. Namun masa jabatannya berlangsung singkat karena ia meninggal dunia pada 24 Januari 2001. Setelah wafat, posisinya digantikan oleh wakilnya, Sujud Pribadi.[3]
Ibnu menikah dengan drg. Ratna Nurhayati dan dikaruniai dua anak, yaitu Rizki Muhammad dan Marissa Astari Rubianti.[1]