Bukti pertama mengenai pemukiman awal di kota ini berasal dari masa Neolitikum. Pada awal dan pertengahan Zaman Perunggu, tempat ini dikuasai oleh Minoa.
Pada akhir Zaman Perunggu, abad ke-13 SM, muncul para penutur bahasa Luwia dari Anatolia selatan tengah yang menyebut diri mereka bangsa Karia. Di kemudian hari orang Yunani tiba di Miletos. Ketika itu kota ini sedang memberontak melawan Kekaisaran Het. Setelah keruntuhan Het, kota ini dihancurkan pada abad ke-12 SM dan mulai dihuni kembali oleh banyak orang Yunani Ionia sekitar 1000 SM.
Pada Zaman Kegelapan Yunani, pemukiman Ionia di Miletos bergabung dengan Liga Ionia. Pada abad ke-6 SM, Miletos menjadi tempat asal tradisi filsafat (dan ilmu pengetahuan) Yunani, ketika Thales, disusul oleh Anaximandros dand Anaximenes mulai memikirkan tentang bahan pembentuk dunia, dan mencari penjelasan masuk akal mengenai berbagai fenomena alam.
Catatan kaki
↑Urban world history: an economic and geographical perspective By Luc-Normand Tellier page79
“The neighboring Greek city of Miletus, located on the Menander river was another terminal of the same route; it exerted certain hegemony over the Black sea trade and created about fifty commercial entrepôts in the Aegean sea and Black sea region...”
↑A Short History of Greek Philosophy By John Marshall page 11
Rujukan
Crouch, Dora P. (2004). Geology and Settlement: Greco-Roman Patterns. New York: Oxford University Press. ISBN[[Special:BookSources/0-19-508329-5 |0-19-508329-5 [[Kategori:Artikel dengan ISBNsalah]]]].
Pranala luar
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Miletus.