Mikasa-no-miya didirikan pada tanggal 2, Desember 1935, ketika Kaisar Shōwa memberikan Pangeran Takahito gelar Pangeran Mikasa, bersama dengan izin untuk mendirikan cabang baru dalam Keluarga Kekaisaran bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-20 dan upacara kedewasaannya.[1]
Setelah wafatnya Pangeran Mikasa pada tahun 2016, istrinya Putri Mikasa mengambil alih kepemimpinan keluarga.[2] Menyusul wafatnya sang putri pada bulan November 2024, posisi kepala keluarga sempat kosong hingga September 2025, ketika diputuskan bahwa Putri Akiko akan meneruskan posisi tersebut. Pada kesempatan ini, ibunya, Putri Nobuko keluar dari rumah tangga Mikasa, mendirikan rumah tangga Putri Tomohito dari Mikasa sendiri.[3]
Pangeran Tomohito, putra sulung sekaligus ahli waris Pangeran Mikasa mendirikan rumah tangganya sendiri pada tanggal 7 November 1980, bertepatan dengan pernikahannya dengan Nobuko Aso. Berbeda dengan pangeran-pangeran lain dari Keluarga Kekaisaran yang mendirikan cabang rumah tangga baru, Pangeran Tomohito tidak diberikan izin untuk melakukannya, ataupun gelar pangeran yang baru, karena ia diharapkan pada akhirnya akan mewarisi rumah tangga Mikasa dan gelar Pangeran Mikasa.[4]
Namun, Pangeran Tomohito wafat mendahului ayahnya pada tanggal 6 Juni 2012 tanpa meninggalkan ahli waris laki-laki. Akibatnya, posisi kepala rumah tangga Pangeran Tomohito tetap kosong. Pada tanggal 10 Juni 2013, Badan Rumah Tangga Kekaisaran mengumumkan bahwa rumah tangga Pangeran Tomohito akan dianggap dihapus secara retroaktif sejak tanggal wafatnya sang pangeran, dan anggota yang tersisa akan diintegrasikan kembali ke dalam rumah tangga Mikasa dengan tetap mempertahankan staf dan tunjangan kekaisaran mereka. Pada tanggal 31 Juli di tahun yang sama, bekas kediaman keluarga Pangeran Tomohito diubah namanya menjadi "Istana Mikasa Timur".[5]
Anggota
Nama
Jenis Kelamin
Tanggal Lahir
Tahun keluar
Alasan
Silsilah
Catatan
Pangeran Tomohito dari Mikasa
Laki-laki
5 Januari 1946
2012
Wafat
Putra sulung Pangeran Takahito
Tidak diberikan gelar pangeran baru karena berstatus sebagai ahli waris rumah tangga Mikasa.
Putri Tomohito dari Mikasa (Nobuko)
Perempuan
9 April 1955
2013
Diintegrasikan kembali ke dalam rumah tangga Mikasa
Istri Pangeran Tomohito
Putri Akiko dari Mikasa
Perempuan
20 Desember 1981
2013
Diintegrasikan kembali ke dalam rumah tangga Mikasa
Putri sulung Pangeran Tomohito
Kepala ketiga rumah tangga Mikasa.
Putri Yōko dari Mikasa
Perempuan
25 Oktober 1983
2013
Diintegrasikan kembali ke dalam rumah tangga Mikasa
Putri kedua Pangeran Tomohito
Rumah tangga Putri Tomohito dari Mikasa
Menyusul wafatnya Putri Mikasa pada bulan November 2024, rumah tangga Mikasa sempat tidak memiliki kepala keluarga. Namun, pada tanggal 30 September 2025, diputuskan bahwa Putri Akiko dari Mikasa akan menjadi kepala rumah tangga tersebut.
Pada kesempatan ini, Putri Nobuko keluar dari rumah tangga Mikasa dan mendirikan rumah tangga Putri Tomohito dari Mikasa.[6]
Pangeran Yoshihito menerima gelar Pangeran Katsura dan izin untuk mendirikan cabang baru Keluarga Kekaisaran pada tahun 1988. Hal ini terbilang tidak biasa karena ia tidak pernah menikah ataupun memiliki anak.[7]
Pangeran Norihito menerima gelar Pangeran Takamado dan izin untuk mendirikan cabang baru Keluarga Kekaisaran bertepatan dengan pernikahannya pada tahun 1984. Cabang Takamado masih tetap ada hingga saat ini, meskipun Pangeran Norihito telah wafat pada tahun 2002.[8]
Keluar dari Keluarga Kekaisaran setelah menikah dengan Kei Moriya pada tanggal 29 Oktober 2018.
Kediaman
Kediaman utama dari rumah tangga Mikasa adalah Istana Mikasa, yang terletak berdampingan dengan Istana Mikasa Timur dan Istana Takamado, di dalam kawasan Kompleks Akasaka, di Moto-Akasaka, Tokyo. Selesai dibangun pada tahun 1970, istana ini memiliki luas lantai sekitar 11.500 kaki persegi yang terbagi dalam dua lantai, dan berfungsi sebagai kediaman resmi Pangeran Mikasa dan Putri Mikasa dari tahun 1970 hingga wafatnya mereka masing-masing pada tahun 2016 dan 2024. Istana ini sempat kosong setelah wafatnya Putri Mikasa, namun pada bulan September 2025, diumumkan bahwa seiring dengan Putri Akiko yang mengambil alih kepemimpinan rumah tangga Mikasa, ia akan pindah ke Istana Mikasa. Ia mulai menempati Istana Mikasa pada tanggal 7 Mei 2026.[9]
Istana Mikasa Timur adalah kediaman lain dari keluarga Mikasa, terletak di sisi selatan Kompleks Akasaka, berdampingan dengan Istana Mikasa dan Istana Akishino. Selesai dibangun pada tahun 1982 sebagai kediaman resmi rumah tangga Pangeran Tomohito, istana dua lantai dengan luas 7.300 kaki persegi ini memiliki 15 kamar, ditambah kantor dan akomodasi staf. Meskipun awalnya bernama Kediaman Pangeran Tomohito, namanya diubah menjadi Istana Mikasa Timur setelah wafatnya Pangeran Tomohito pada tahun 2012. Putri Akiko dan Putri Yōko terus tinggal di sana (Putri Nobuko telah tinggal terpisah sejak tahun 2003) hingga bulan Mei 2026, ketika Putri Akiko pindah ke Istana Mikasa. Putri Yōko tetap melanjutkan tempat tinggalnya di Istana Mikasa Timur.[10]
Referensi
↑"三笠宮家". 宮内庁 (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal May 15, 2026.
↑産経新聞 (November 16, 2016). "【三笠宮さま薨去】百合子さまが三笠宮家当主に". 産経新聞:産経ニュース (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal May 15, 2026.