Miguel Maury Buendía (lahir 19 November 1955) adalah seorang prelatus Gereja Katolik Spanyol yang menjalani karirnya dalam penugasan diplomatik Takhta Suci. Sebagai uskup agung sejak 2008, ia menjadi nunsius apostolik untuk banyak negara. Pada 13 April 2023, ia diangkat menjadi nunsius untuk Britania Raya.
Biografi
Miguel Maury Buendía lahir di Madrid pada 19 November 1955[1] dari keluarga keturunan Andalusia. Ia ditahbiskan menjadi imam Keuskupan Agung Madrid pada 26 Juni 1980[1] oleh Vicente Enrique y Tarancón.
Karir diplomatik
Setelah program dua tahun kajian diplomatik di Akademi Gerejawi Kepausan, Roma, ia masuk penugasan diplomatik Takhta Suci pada 13 Juli 1987 dan menjabat sebagai sekretaris di nunsiatur apostolik di Rwanda, Uganda, Maroko dan Nikaragua (1987-1996) dan sebagai konselor untuk Mesir, Slovenia dan Irlandia (1996-2004).[1][2]
Pada 19 Mei 2008, Paus Benediktus XVI mengangkatnya menjadi uskup agung titulerItalica dan nunsius apostolik untuk Kazakhstan.[1] Pada 12 Juli, ia juga diangkat menjadi nunsius untuk Kirgizstan dan Tajikistan.[3] Pada 12 Juni, ia menerima penahbisan episkopal dari Kardinal Tarcisio Bertone.[4]
Pada 5 Desember 2015, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi nunsius apostolik untuk Romania,[5] ditambah pada 25 Januari 2016 dengan jabatan nunsius apostolik untuk Moldova.[6]
Pada 13 April 2023, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi nunsius apostolik untuk Britania Raya.[7]
↑"Rinunce e Nomine, 12.07.2008"[Resignations and Appointments, 12.07.2008] (Press release) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. 12 July 2008. Diakses tanggal 15 April 2019.
↑"El español Miguel Maury, nuncio en Rumanía"[The Spaniard Miguel Maury, nuncio in Romania]. Periodista Digital (dalam bahasa Spanyol). 5 December 2015. Diakses tanggal 15 May 2019.
↑"Rinunce e Nomine, 05.12.2015"[Resignations and Appointments, 05.12.2015] (Press release) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. 5 December 2015. Diakses tanggal 15 April 2019.
↑"Rinunce e Nomine, 25.01.2016"[Resignations and Appointments, 25.01.2016] (Press release) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. 25 January 2016. Diakses tanggal 15 April 2019.