"Melangkah di Atas Awan" (atau juga disebut "Melangkah di Awan") adalah lagu dari sinetron drama musikal yang berjudul sama tahun 1997. Dua versi dari lagu ini ditampilkan dalam sinetron: satu versi dinyanyikan oleh Surya Saputra sebagai penyanyi fiktif Yudi, serta versi kredit pembuka dan penutup yang dinyanyikan oleh penyanyi dunia nyata Ronnie Sianturi dalam perannya sebagai Indra. Versi Ronnie dirilis sebagai singel dalam album kompilasi berjudul sama pada bulan Desember 1997.
Sejak perilisannya, "Melangkah di Atas Awan" berhasil mendapat ulasan positif, yang menanggapi kepopuleran karier Ronnie. Secara komersial, lagu tersebut menempati posisi kelima tangga lagu Top 13 Indonesian Hits pada tahun 1997, menjadi lagu Ronnie kedua yang menempati tangga lagu. Ulasan retrospektif menyebutkan bahwa "Melangkah di Atas Awan" menjadi salah satu lagu ciptaan Dwiki Dharmawan yang populer.
Penulisan
Lirik "Melangkah di Atas Awan" ditulis oleh Eddy D. Iskandar dan Putu Wijaya, sedangkan Dwiki Dharmawan menangani aransemen dan penciptaan musik. Dalam sebuah wawancara dengan Surabaya Post pada tanggal 21 Juli 1997, Peggy Melati Sukma mengatakan bahwa awalnya ia menulis lirik yang menjadi lagu tema dari sinetron tersebut.[1]
Secara lirik, "Melangkah di Atas Awan" menceritakan tentang impian dan harapan yang seolah-olah melayang tinggi, sedangkan di sisi lain ada keraguan karena arah yang tidak selalu selaras dalam percintaan. Salah satu liriknya yang berbunyi "Tak mudah meraih bahagia/Bila arah saling berbeda" menunjukkan konflik antara impian dan kenyataan yang banyak orang mengalaminya.[2]
"Melangkah di Atas Awan" secara umum ditanggapi positif dari kritik musik.[4] Nini Sunny dari NewsMusik menyebutkan bahwa lagu temanya menjadi populer, sehingga ia meninggalkan karier di bidang sinetron sekaligus berkiprah dengan Trio Libels.[5]
Video musik
Penampilan Ronnie di video musik "Melangkah di Atas Awan".
Video musik untuk lagu "Melangkah di Atas Awan" disutradarai oleh Wijo Baru Sembuh dan dirilis pada tahun 1998. Belum diketahui siapakah pemeran perempuan yang membintangi video tersebut. Pada 31 Januari 2020, video tersebut kemudian di-remaster dan diunggah ulang di akun YouTube resmi Musica Studio's. Pada 25 Oktober 2024, video ini berhasil meraih satu juta penonton, menjadi video musik Ronnie pertama yang mencatat rekor itu.
Penampilan komersial
Sebelum dirilis secara resmi, "Melangkah di Atas Awan" menempati posisi kelima dalam tangga lagu Top 13 Indonesian Hits, diterbitkan pada bulan November 1997.[6]
Menyusul perilisan lagu ini, Ronnie muncul dalam berbagai acara televisi untuk membawakan lagu "Melangkah di Atas Awan". Pada 18 Januari 1998, ia membawakan lagu tersebut untuk pertama kalinya pada episode kedelapanpuluh delapan acara Pentas Sejuta Aksi.[7] Di luar konteks serial tersebut, ia memuat lagu tersebut ke dalam set list konser musik lawas Musik Eraku pada tahun 2023.[8][9] Pada 6 Juli 2025, Ronnie membawakan lagu "Melangkah di Atas Awan" pada hari terakhir pergelaran Prambanan Jazz kesebelas.[10]
Pada tahun 2014, Alex Rudiart, penyanyi yang merupakan jebolan ajang pencarian bakat X Factor Indonesiamusim pertama, membawakan kembali lagu "Melangkah di Atas Awan" untuk album Collaborating Harmony: Dwiki Dharmawan yang dirilis pada Februari, menandakan bahwa lagu ini dimuat dalam rilisan tribut Dwiki untuk pertama kalinya.[11] Kibordis Kerispatih, Doadibadai Hollo, merearansemen lagu ini sebagai bagian dari proyek tribut untuk memperingati 30 tahun berkarya Dwiki.
Selain itu, alasan bagi Alex mendaur ulang lagu milik Ronnie ini dengan gaya yang berbeda adalah agar terlihat beda dalam cara pembawaan lagunya.[12] Dalam wawancara di Indonesia Morning Show, ia mengungkapkan bahwa awalnya menyanyikan ulang lagu "Deru Debu", tetapi ia memutuskan untuk menyanyikan ulang lagu "Melangkah di Atas Awan".[13] Ia mengatakan bahwa dirinya tertarik untuk bekerja sama dengan Dwiki, dan ingin menjadikannya berbeda dan lebih segar dari versi asli.[14] Berbeda dengan versi Ronnie, yang direkam dengan nada dasar G mayor, versi Alex direkam dengan nada dasar C mayor dengan tempo 75 ketukan per menit.[15]
Dirly Dave, penyanyi yang merupakan juara kedua Indonesian Idol musim ketiga, membawakan ulang lagu "Melangkah di Atas Awan" dengan aransemen orkestral baru oleh pencipta lagu tersebut, Dwiki Dharmawan, dan dirilis secara mengejutkan sebagai singel pada 27 Juni 2025.[17] Video lirik untuk lagu versi Dirly ini disutradarai oleh Glenn Rotty dan dirilis pada tanggal 21 Juli 2025, menyusul perilisan singel. Pada 31 Agustus 2025, video musik untuk "Melangkah di Atas Awan" versi Dirly dirilis di akun YouTube resmi Legenda Musik Indonesia.[2]
Pada Anugerah Musik Indonesia 2025, "Melangkah di Atas Awan" versi Dirly telah dinominasikan untuk kategori Karya Orkestral Terbaik.[18]