Mattiro Deceng diambil dalam bahasa Bugis yang merupakan salah satu paseng atau pandangan hidup suku Bugis. Bahwa setiap kegiatan yang diilhami niat yang baik dalam menjalani hidup akan berbuah kebaikan/rezeki/keberkahan pula ke depan. Jadi tidak heran jika banyak daerah menggunakan nama ini (atau korelasinya) di wilayah-wilayah yang notabene banyak dihuni suku Bugis. Kata mattiro merupakan bentuk kata kerja (verba) dan dari kata dasar tiro yang memiliki makna lihat/pandang. Kata mattiro yang telah dibubuhkan prefiks ma- dan fon t mengalami geminasi sehingga maknanya "melihat/memandang/menuju". Sedangkan kata décéng merupakan bentuk kata sifat (adjektiva) yang memiliki makna "baik/bagus/terpuji/penuh rezeki". Jadi Mattiro Deceng memiliki makna "melihat atau memandang hal-hal yang baik atau terpuji".