Bagian yang unik dalam pasal ini adalah perkataan YesusKristus mengenai langkah-langkah untuk menasehati sesama saudara yang berbuat dosa:[5]
Tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.
Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.
Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat.
Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.
Ayat 11
[Yesus berkata:] "Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang." (TB)[6] tuhan
Ayat 17
[Yesus berkata:] "Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai." (TB)[7]
"Jemaat": diterjemahkan dari kata ekklesia dalam bahasa Yunani ("church" dalam bahasa Inggris), yang digunakan di sini, hanya muncul sekali lagi dalam seluruh kitab-kitab Injil yaitu dalam Matius 16:18, dan merujuk kepada komunitas orang percaya pada waktu itu.[8]
Ayat 18
[Yesus berkata:] "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga." (TB)[9]
"Apa yang kamu ikat...": ("kamu" merupakan kata ganti orang kedua jamak) di sini diberikan sebagai kewenangan semua murid, bahkan seluruh komunitas orang percaya, setelah sebelumnya seakan-akan hanya menjadi otoritas Simon Petrus saja pada Matius 16:19 ("Apa yang kauikat..." dimana "kau" adalah kata ganti orang kedua tunggal).[10]
↑Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN 9789794159219.
↑John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN 9794159050.
↑Hill, David. The Gospel of Matthew. Grand Rapids: Eerdmans, 1981
↑Schweizer, Eduard. The Good News According to Matthew. Atlanta: John Knox Press, 1975