Masjid Damarjati Salatiga dibangun oleh seorang Ulama, Abdi dalem dan Laskar Prajurit Pangeran Diponegoro pada Perang Jawa (1825-1830) yang bernama Kyai Damarjati atau Kyai Sirojudin yang membangun masjid ini sekitar pada tahun 1826.[2] Masjid ini dibangun sebagai tempat ibadah dan sebagai tempat untuk menyusun strategi gerilya melawan para penjajah Belanda.[3]