Masalah ufuk adalah masalah dalam permodelan Ledakan Besar yang diidentifikasi pada tahun 1960-an (terutama oleh Charles Misner). Masalah ini muncul karena semua wilayah di alam semesta belum "berhubungan" satu sama lain akibat jaraknya yang sangat jauh, tetapi wilayah-wilayah tersebut memiliki suhu dan properti fisik lain yang sama. Hal ini seharusnya tidak mungkin karena transfer informasi seperti energi dan panas tidak dapat melebihi kecepatan cahaya.
Masalah ufuk mungkin telah dijawab oleh teori inflasi karena teori tersebut menyatakan bahwa sebelum berlangsungnya periode inflasi, seluruh alam semesta saling terhubung, dan pada periode ini properti fisik seragam. Inflasi kemudian memperluas alam semesta secara cepat, sehingga alam semesta menjadi sangat homogen.