Setelah Tommaso, cabang senior dari keturunannya dipulangkan ke Savoia, secara bergantian menikah dengan putri Prancis, Italia dan Jerman.[butuh rujukan]
Setelah Wangsa Bourbon memperoleh takhta Prancis dan Pangeran Condé serta pewaris mereka diketahui (berdasarkan hak pangkat mereka sebagai Prince du sang), masing-masing, sebagai Monsieur le Prince dan Monsieur le Duc, Charles kemudian digelariMonsieur le Comte di istana.[2]Kehormatan itu disandang juga oleh putranya Louis dan kemudian oleh pangeran-pangeran Savoia-Carignano Soissons, yang mewarisi kepemilikan comte dari putri Charles, Marie, putri Carignano, meskipun mereka digolongkan sebagai Prince étranger di Prancis daripada sebagai princes du sang.[3]
↑Spanheim, Ézéchiel (1973). ed. Emile Bourgeois (ed.). Relation de la Cour de France. le Temps retrouvé (dalam bahasa French). Paris: Mercure de France. hlm.107.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑Spanheim, Ézéchiel (1973). ed. Emile Bourgeois (ed.). Relation de la Cour de France. le Temps retrouvé (dalam bahasa French). Paris: Mercure de France. hlm.323, 107–108.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)