Mare adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia.[1] Asal-usul nama Kecamatan Mare berasal dari kata dalam bahasa bugis "Sipamarekeng” yang berarti saling menjalin ikatan yang kuat. Kata ini kemudian berkembang menjadi "Mare," yang menegaskan makna ikatan yang sangat kuat.
Kisah ini bermula dari pernikahan antara seorang putri Raja Bone ke-22, La Temmasonge Matinroe Ri Malimongeng (memerintah 1749-1775), yang bernama I Wale Daeng Sagala, dengan seorang perjaka dari Bulukumba bernama Labolong. Sang putri dikenal cantik dan merupakan bangsawan, sehingga tidak ada yang berani melamarnya.
Untuk mencarikan jodoh putrinya, raja mengadakan sayembara keterampilan dan ketangkasan menangkap rusa di hutan. Pemuda yang berhasil menangkap rusa terbanyak akan dinikahkan dengan sang putri. Labolong dari Bulukumba berhasil memenangkan sayembara ini. Setelah pernikahan, Labolong diangkat menjadi Arung untuk memerintah di Mare dengan gelar Bolongmare.
Referensi
↑Prasetyaningrum, D. L., dkk. (2024). Wahyuningsih, Sri (ed.). Kabupaten Bone dalam Angka 2024. Diterjemahkan oleh Prasetyaningrum, D. L., dkk. Bone: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone. hlm.8. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)