Kelurahan in Kalimantan Timur, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Kelurahan in Kalimantan Timur, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Manggar Baru adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Manggar Baru merupakan salah satu dari 34 kelurahan yang ada di Kota Balikpapan. Pada awalnya, Manggar Baru adalah desa yang merupakan pemekaran dari sebagian Kelurahan Manggar dan Kelurahan Lamaru. Seiring berjalannya waktu dengan kemajuan Desa Manggar Baru, pertambahan jumlah penduduk, serta pengaruh kemajuan dari dua kelurahan yang mengapitnya, yaitu Kelurahan Manggar dan Kelurahan Lamaru. Maka dipandang perlu mengubah status desa menjadi kelurahan.
Sejarah
Kelurahan Manggar Baru merupakan pecahan dari Kelurahan Manggar dan Kelurahan Lamaru di tahun 1970, yang menjadikan Kelurahan Manggar Baru memiliki wilayah sendiri dari sisa pembagian Kelurahan Manggar dan Kelurahan Lamaru. Pengesahan Kelurahan Manggar Baru yaitu pada tahun 1980.
Keluarahan Manggar Baru memiliki zona yang terdiri dari 4 (empat) zona. Dahulu terbentuknya 4 (empat) zona di Kelurahan Manggar baru, yaitu Zona BTN, Zona Trans, Zona TPI, dan Zona Tanjung Kelor dikarenakan pada sekitar tahun 1987 terdapat masalah yang berujung pada SARA, yaitu keributan di Kelurahan Manggar antara Suku Madura dan Suku Mandar. Sehingga untuk menghindari dan menghalangi terjadinya hal-hal yang tidak diinginikan tersebut, kemudian dibuatlah pembagian zona.
Ketika Kelurahan Manggar Baru dipimpin oleh Kepala Lurah Muhammad Idris, beliau mencanangkan pengesahan 4 (empat) zona. Dahulunya zona tersebut hanya digaungkan oleh masyarakat, akan tetapi kemudian disahkannya zona tersebut dengan alasan apabila terdapat pertanyaan dari pusat untuk memeriksa kelurahan ini, maka sudah dapat dijelaskan tentang 4 zona Kelurahan Manggar Baru karena telah ditetapkan hingga tingkat pusat di hadapan Presiden bahwa kelurahan Manggar Baru ini memiliki keunikan yang terdiri dari 4 zona. Ditetapkannya zona di Kelurahan Manggar Baru yaitu pada tahun 2013 oleh Kepala Lurah pada saat pamaparan di Kementerian Dalam Negeri.
Adanya zona – zona di Kelurahan Manggar Baru berfungsi untuk memudahkan pengaturan di Kelurahan Manggar Baru.
Transmigrasi merupakan basis zona untuk suku madura yang saat ini dikenal dengan Zona Trans. Saat ini, zona Trans memiliki 17 RT (Rukun Tetangga) yaitu RT 1, RT 2 RT 3, RT 4, RT 5, RT 30, RT 31, RT 32, RT 33, RT 39, RT 41, RT 44, RT 45, RT 47, RT 48, RT 49, dan RT 50.
Dahulunya di zona TPI terdapat pula konflik antar suku mengenai kenelayanan. Untuk Zona TPI saat ini meliputi 14 RT (Rukun Tetangga), yaitu RT 13, RT 14, RT 15, RT 16, RT 17, RT 27, RT 28, RT 35, RT 36, RT 37, RT 38, RT 40, RT 43, dan RT 46.
Pada sekitar tahun 1990-an, Cempaka Raya yang saat ini dikenal dengan Klandasan, mengalami kebakaran. Hal tersebut menyebabkan banyak masyarakat korban dari kebakaran tersebut berpindah ke Manggar Baru. Masyarakat-masyarakat tersebut bertempat tinggal di suatu lokasi yang sama, hingga akhirnya lokasi tersebut dikenal dengan Zona BTN. Zona BTN saat ini memiliki 10 RT (Rukun Tetangga), yaitu RT 7, RT 8, RT 11, RT 12, RT 21, RT 22, RT 23, RT 24, RT 25, dan RT 52.
Zona Tanjung Kelor yang saat ini terdapat 7 RT (Rukun Tetangga), yaitu RT 6, RT 9, RT 10, RT 20, RT 26, RT 29, dan RT 42.
Setiap zona memiliki perwakilan ketua RT (Rukun Tetangga) tertua sehingga ketika terjadi masalah persatuan, para ketua-ketua zona ini lah yang akan menjadi perwakilan.
Daftar Lurah Dari Masa ke Masa
1. H.M. DAUD (1983 – 1995)
2. H. CONDENG ARIFIN (1995 – 1996)
3. H. MUKMIN FAISAL H.P (1996)
4. DRS. HARIADI (1996 – 1998)
5. DRS. ASTANI (1998 – 2001)
6. H. JUNAIDI JAFAR (2001 – 2005)
7. AMINUDDIN RACHIM (2005 – 2007)
8. AKHYA RIDUANSYAH (2007 – 2010)
9. MUHAMMAD IDRIS ( 2010 – 2017)
10. PRATAMA IMAM GHOEZALI (2017 – 2018)
11. JOKO (2018)
Geografi
Batas Wilayah
Batas – batas geografis wilayah Kelurahan Manggar Baru adalah sebagai berikut:
1. Sebelah Utara : Kelurahan Lamaru dan Kecamatan Samboja
2. Sebelah Selatan : Kelurahan Manggar dan Selat Makassar
3. Sebelah Timur : Selat Makassar dan Kecamatan Balikpapan Selatan
4. Sebelah Barat : Kelurahan Manggar dan Kecamatan Balikpapan Utara
Iklim
- Curah hujan : 197,00mm
- Jumlah bulan hujan : 6,00 bulan
- Kelembapan: 88,00
- Suhu rata-rata harian: 30,00°C
- Tinggi tempat dari permukaan laut : 25,00 mdl
Orbitasi (Jarak dari Pusat Pemerintahan ke Kelurahan)
- Jarak ke ibu kota kecamatan: 0,50 Km
- Jarak ke ibu kota kabupaten/kota: 20,00 Km
- Jarak ke ibu kota provinsi: 150,00 Km
Demografi
Penduduk Menurut Jenis Kelamin
Pada tahun 2021, jumlah penduduk berdasakan jenis kelamin, yaitu sebagai berikut:
Jenis Kelamin
Jumlah Penduduk (orang)
Laki-laki
9.799
Perempuan
9.089
Total
18.888
Penduduk Menurut Pekerjaan
Pada tahun 2021, jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian, yaitu sebagai berikut:
Mata Pencaharian
Jumlah Penduduk (orang)
Laki-laki
Perempuan
Petani
208
13
Pegawai Negeri Sipil
47
62
Pedagang barang kelontong
358
36
Peternak
1
0
Nelayan
986
0
Montir
24
0
Dokter Swasta
0
5
Perawat Swasta
3
12
Bidan Swasta
0
9
TNI
344
2
POLRI
19
1
Guru Swasta
28
57
Dosen Swasta
1
0
Pembantu Rumah Tangga
0
6
Karyawan Perusahaan Swasta
1.550
441
Karyawan Perusahaan Pemerintah
13
3
Wiraswasta
347
79
Belum Bekerja
3.513
2.883
Pelajar
1.517
1.190
Ibu Rumah Tangga
0
4.220
Purnawirawan/Pensiunan
48
2
Buruh Harian Lepas
597
14
Sopir
100
0
Tukang Jahit
5
4
Tukang Rias
1
1
Karyawan Honorer
31
44
Anggota Legislatif
1
1
Pelaut
7
0
Jumlah Total Penduduk
18.834 orang
Penduduk Menurut Pendidikan
Pada tahun 2021, jumlah penduduk berdasarkan pendidikan, yaitu sebagai berikut:
Pendidikan
Jumlah Penduduk (orang)
Usia 18-56 tahun pernah SD tetapi tidak tamat
1.359
Tamat SD/sederajat
4.007
Tamat SMP/sederajat
2.615
Tamat SMA/sederajat
4.413
Tamat D-1/sederajat
28
Tamat D-3/sederajat
255
Tamat S-1/sederajat
472
Tamat S-2/sederajat
20
Jumlah Total
13.169
Sarana dan Prasarana
Pendidikan
1. Play Group : 10 Buah
2. TK : 5 Buah
3. SD: 7 Buah
Tempat Ibadah
1. Masjid : 16 Buah
2. Langgar/Surau/Mushola : 10 Buah
Prasarana dan Sarana Kesehatan
Prasarana Kesehatan:
1. Puskesmas : 1 Unit
2. Puskesmas Pembantu : 1 Unit
3. Apotek : 5 Unit
4. Posyandu : 52 Unit
5. Toko Obat : 3 Unit
6. Balai Pengobatan Masyarakat Yayasan/Swasta : 1 Unit
7. Jumlah Rumah/Kantor Praktek Dokter : 5 Unit
Sarana Kesehatan:
1. Labolatorium Kesehatan : 2 Orang
Prasarana Energi dan Penerangan
Listrik PLN : 5.492 Unit
Prasarana dan Sarana Kebersihan
1. Tempat Pembuangan Sementara (TPS) : 4 Lokasi
2. Tong sampah : 50 Unit
3. Satgas kebersihan : 2 Kelompok
4. Anggota satgas kebersihan : 10 Orang
5. Tempat Pengelolaan Sampah : Ada
6. Pengelolaan sampah lingkungan/RT : Swadaya
7. Pengelolaan Sampah Lainnya : Ada
Prasarana Air Bersih dan Sanitasi
Prasarana Air Bersih
1. Sumur pompa : 57 Unit
2. Sumur gali : 284 Unit
3. Mata air : 5 Unit
4. Bangunan pengolahan air bersih/air minum : 2.389 Unit
Sanitasi
1. Saluran drainase / Saluran pembuangan air limbah : 1 Unit
2. Jamban keluarga : 5.912 KK
Lembaga Kemasyarakatan
Lembaga Kemasyarakatan
1. LPMD/LPMK : 1
2. PKK : 1
3. Rukun Tetangga : 52
4. Karang Taruna : 1
Lembaga Kemananan
1. Hansip dan Linmas
2. Mitra Koramil / TNI
3. Babinkamtibmas / POLRI
Potensi Wisata
1. Laut (Wisata, Pulau, Taman Laut, Situs Sejarah Bahari, dan lain-lain)