Desa Mandalaguna merupakan salah satu dari 9 Desa di wilayah Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya.
Desa Mandalaguna mempunyai luas wilayah seluas + 723,29 Ha
Batas-batas meliputi:
Sebelah Utara: Desa Karyawangi
Sebelah Timur: Desa Tanjungsari
Sebelah Selatan: Desa Mandalahayu
Sebelah Barat: Desa Kawitan
Desa Mandalaguna merupakan desa pemekaran dari desa Kawitan, pada tahun 1982. Desa Mandalaguna pun merupakan salah satu dari 9 desa dari wilayah Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya. Desa Mandalaguna awalnya didirikan oleh Edi Sutisman yang sekaligus sebagai Kepala Desa Pertama di desa Mandalaguna, sampai saat ini sudah ada 4 orang yang menjadi Kepala Desa, yaitu:
Edi Sutisman
O. Zenal
Maman
Nanang Surya Permana
Mu'min Salim
Dedi Supriadi
Ada pun luas wilayah Desa Mandalaguna luasnya + 723,29 Ha.
A. Data-data penduduk Desa Mandalaguna secara umum, yaitu sebagai berikut:
1. Jumlah penduduk secara umum/KK
No
Kependudukan
Jumlah
Keterangan
1
Jumlah Penduduk
4.138
Orang
2
Jumlah Kepala Keluarga
1.025
Orang
2. Jumlah Penduduk Menurut Kewarganegaraan
No
Kewarganegaraan
Jumlah
Keterangan
1
WNI Laki-Laki
2.099
Orang
2
WNI Perempuan
2.039
Orang
3. Jumlah Penduduk Menurut Keagamaan
No
Agama
Jumlah
Keterangan
1
Islam
4.138
Orang
4. Jumlah Penduduk Menurut Usia
No
Kewarganegaraan
Jumlah
Keterangan
1
0-4 tahun
608
Orang
2
5-19 tahun
950
Orang
3
20-59 tahun
2.009
Orang
4
60 tahun keatas
354
Orang
5. Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian
No
Mata Pencaharian
Jumlah
Keterangan
1
Petani Pemilik Tanah
329
Orang
2
Buruh Tani
1457
Orang
3
Pengusaha Dagang
229
Orang
4
Perajin
330
Orang
5
Pengusaha Angkutan
7
Orang
6.
PNS
14
Orang
7
TNI
-
Orang
8
POLRI
-
Orang
9
Pensiunan PNS/TNI/POLRI
3
Orang
10
Peternak
14
Orang
6. Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan
No
Pendidikan
Jumlah
Keterangan
1
SD/Sederajat
329
Orang
2
SMP/Sederajat
1457
Orang
3
SMA/Sederajat
229
Orang
4
Perguruan Tinggi
330
Orang
5
Buta Huruf
7
Orang
B. Sosial Ekonomi dan Pemerintahan Desa Mandalaguna
1. Keadaan Sosial
Pada dasarnya sistem sosial masyarakat Desa Mandalaguna yang tecermin dalam tatanan kehidupan kemasyarakatan masih mempertahankan nilai-nilai luhur/adat istiadat, budaya, norma-norma hukum, etika dan susila, terutama yang menyangkut dengan norma agama. Hal ini dimungkinkan karena mayoritas penduduk Desa Mandalaguna merupakan pemeluk agama yang taat. Namun demikian sebagai konsekuensi dariposisi geografis Desa Mandalaguna yang berada di Ibu Kota Kecamatan Salopa, secara otomatis memengaruhi terhadap pola atau gaya hidup dan tatanan sosial ekonomi masyarakat, menjadikannya masyarakat Desa Kawitan lebih majemuk, plural dan heterogen. Ditambah lagi dengan derasnya arus globalisasi yang masuk melalui media-media informasi dan telekomunikasi yang nyata-nyata berperan setahap demi setahap mengubah paradigma, gaya hidup, prilaku, cara pandang terhadap kehidupan. Terlepas dari sudut pandang yang berbeda, faktanya perubahan nilai sosial tersebut ada yang positif dan negatif.
Dari kemajemukan tersebut, yang menjadi salah satu nilai positif yang terlihat nyata adalah kehidupan demokrasi di masyarakat lebih mengemuka. Tingkat partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan, pengawalan sampai pada pengawasan pembangunan cukup tinggi. Disamping itu masyarakat cukup kritis dan peduli terhadap pelaku-pelaku pembangunan termasuk terhadap para penyelenggara Pemerintahan. Dapat diambil kesimpulan bahwa kehidupan sosial masyarakat Desa Mandalaguna dapat dikatakan berjalan dengan signifikan, ini terlihat dalam realitas kehidupan sehari-hari masyarakat yang saling menghargai serta menghormati baik dalam skala tetangga, lingkungan maupun dalam lingkup kepemerintahan, baik menyangkut hak dan kewajiban maupun dalam hal tingkat partisipasi aktif dalam pembangunan, ketertiban dan keamanan lingkungan.
2. Keadaan Ekonomi
Keadaan ekonomi masyarakat Desa Mandalaguna pada umumnya sangat mengkhawatirkan, ini dapat dilihat dalam melaksanakan pembangunan di tingkat Desa masih terdapat satu dan beberapa kendala yang diakibatkan oleh gerakan masyarakat itu sendiri, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:
Keadaan perekonomian masyarakat/daya beli lemah/kurang terutama terhadap pemberdayaan.
Masih banyaknya pengangguran/tidak mempunyai penghasilan tetap yang ditimbul dari krisis multi dimensi yang melanda Negara sejak tahun 1997 yang saat ini masih dapat dirasakan.
3. Kondisi Pemerintahan Desa
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Mandalaguna pada umumnya berjalan dengan baik. Sistem Pemerintahan pun berjalan sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundangan yang berlaku baik itu yang menyangkut sistem pengadministrasian, pelaksanaan kerja sampai pada pelayanan terhadap masyarakat.
Disisi lain terjalin pola hubungan yang harmonis antara Pemerintahan Desa dengan Lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada, masing-masing bekerja bahu membahu sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsinya guna mencapai atau mewujudkan Desa Kawitan yang maju, mandiri dan sejahtera. Namun demikian, guna mencapai cita-cita Pemerintahan Desa Mandalaguna yakni “Pemerintahan yang baik, bersih dan bertanggung jawab” tidak lah mudah, karena disana-sini masih ditemui berbagai kendala baik itu fasilitas kerja, kelengkapan maupun sarana dan prasarana Pemerintahan yang mendukung seperti halnya Mesin Komputer, Mesin tik manual, bangunan gedung kantor, inventaris kantor juga sumber daya manusianya itu sendiri. Hal inilah yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak terutama Pemerintah guna mendukung terciptanya Pemerintahan yang baik (Good Goverment, Good Governance dan Clean Goverment).
C. Pembagian Wilayah Desa Mandalaguna
Wilayah Desa Mandalaguna terdiri dari 6 Kedusunan yaitu:
'1. Dusun Haurkuning terdiri dari 1 RW dan 5 RT diantaranya:'
- RT 01/01 Kp. Cukangakar I
- RT 02/01 Kp. Cukangakar II
- RT03/01 Kp. Haurkuning
- RT 04/01 Kp. Cibalagbag
- RT 01/01 Kp. Cimanggu
'2. Dusun Cikiangir terdiri dari 1 RW dan 4 RT diantaranya:'