Manajemen perkantoran adalah suatu profesi yang mencakup perancangan, pelaksanaan, evaluasi, dan pemeliharaan proses kerja dalam sebuah kantor atau organisasi lain, guna mempertahankan dan meningkatkan efisiensi serta produktivitas.
Oleh karena itu, manajemen perkantoran merupakan bagian dari administrasi bisnis secara keseluruhan, dan karena unsur-unsur manajemen meliputi peramalan dan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, serta koordinasi, maka kantor merupakan bagian dari fungsi manajemen secara menyeluruh.
Manajemen perkantoran dapat didefinisikan sebagai "suatu proses tersendiri yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, penempatan staf, pengarahan, koordinasi, dan pengendalian kantor guna memfasilitasi pencapaian tujuan suatu perusahaan"; definisi ini menunjukkan fungsi manajerial seorang manajer administrasi. Diagram berikut menunjukkan berbagai unsur atau fungsi dalam proses manajemen perkantoran.
Seorang manajer kantor bertanggung jawab untuk memantau dan meninjau sistem, biasanya dengan fokus pada hasil tertentu seperti peningkatan jangka waktu, perputaran, keluaran, penjualan, dan sebagainya. Mereka dapat mengawasi atau mengelola tim administrator, membagi peran, merekrut dan melatih, serta memberikan tugas dan proyek. Oleh karena itu, peran ini bersifat beragam, sering kali mencakup tanggung jawab dalam berbagai fungsi seperti:
Kompetensi pribadi yang berguna dalam peran ini adalah keterampilan pemecahan masalah, kemampuan pengambilan keputusan yang baik, integritas, kecerdikan, kreativitas, ketegasan, fleksibilitas, keterampilan manajemen waktu, serta kemampuan untuk menghadapi tekanan.