Mama: Pesan dari Neraka adalah film horor Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, berdasarkan skenario karya Lele Laila, yang diadaptasi dari video viral di kanal youtube Nessie Judge yang berjudul "Mama".[1][2] Film ini dibintangi oleh Andy /rif, Hannah Al Rashid, Raihan Khan, Ruli Fitrian Alia, Naura Hakim, Grace Emmanuela, Nova Eliza dan Callista Arum, dengan alur cerita mengenai seorang putri peramal kartu tarot ternama yang mendapatkan pesan singkat dari ibunya yang telah meninggal.
Film ini dirilis pada 11 September 2025 di bioskop Indonesia, [3] dan ditayangkan di Netflix pada 29 Januari 2026.[4]
Plot
Putri selama ini mengenal ibunya, Sari, sebagai seorang pembaca kartu tarot ternama yang dipercaya para pejabat dan pengusaha besar. Namun, di balik itu, hampir tak ada kenangan atau kedekatan emosional yang benar-benar melekat tentang sang ibu. Segalanya berubah drastis saat Sari tewas seketika dalam sebuah kecelakaan tragis.
Kejanggalan dimulai ketika sebuah pesan singkat yang berasal dari nomor ponsel almarhumah ibunya masuk ke ponsel Putri. Putri menceritakannya kepada teman baiknya, Donny, dan kemudian mendapatkan pesan dari ibunya yang meramalkan bahwa salah satu dosennya akan meninggal hari itu. Tidak lama ramalan tersebut betul-betul terjadi. Malam harinya, teman-teman Putri meminta Putri untuk membacakan kartu tarot untuk mereka. Tapi secara misterius ada kekuatan tak kasat mata yang mematikan lampu ruangan dan kemudian memperingatkan putri agar tidak bermain bersama mereka. Sesampainya di rumah, Putri membuka kotak kartu tarot milik ibunya dan mendapatkan susunan kartu tarot dengan kartu bergambar Death yang berada di tengah.
Keesokan harinya, kucing Putri, Ciyo menghilang. Saat berada di kampus, Putri menerima pesan dari ibunya yang berisi foto bibinya, Marni yang sedang menggendong Ciyo. Dia kemudian juga melabrak salah satu temannya yang menunggah dirinya yang sedang melakukan pembacaan kartu tarot. Pada saat sebuah perjalanan yang diadakan kampus, Putri mendapatkan peringatan untuk tidak naik mobil tersebut. Pada saat perjalanan pulang, dia mendapati berita mengenai kecelakaan dari mobil yang tidak jadi dia naiki. Sesampainya di rumah, dia menemukan bangkai Ciyo dan menuduh Marni telah membunuhnya serta mengusirnya dari rumah.
Setelah mendapatkan petunjuk dan mimpi dari ibunya agar mewarisi kemampuannya, Putri pun mendatangi seorang mafia dan membacakan kartu tarot tapi segera pergi akibat rasa panik setelah melihat hasil kartunya. Di rumah, Putri mencoba untuk membunuh Marni. Pembantu dari Putri menyampaikan bahwa Marni selama ini mendapatkan pesan dari Sari untuk menjaganya. Pesan singkat yang terus terkirim di handphone milik Putri membuat dia mulai tidak percaya bahwa pesan itu dari ibunya, hingga akhirnya Putri memutuskan untuk membuang handphonenya. Dia menemui Donny, yang menunjukkan pesan dari Sari di HP miliknya. Kembali ke rumah, Putri menemukan deretan kartu tarot di lantai dan melihat sosok ibunya di kamar. Putri kemudian dikuasai iblis dan mencoba untuk membunuh pembantunya. Seorang mantan pembaca kartu tarot bernama Karto tiba bersama dengan Donny tepat pada waktunya dan mengusir iblis yang merasuki tubuh putri. Karto menjelaskan bahwa selama ini yang melakukan komunikasi dengan Putri adalah para iblis, karena Sari selalu menggunakan kartu tarot untuk berhubungan dengan para iblis semasa hidupnya. Demi untuk memutus hubungan dengan para iblis sepenuhnya, cara satu-satunya adalah menguburkan kartu tarot milik Sari bersama dengan jasadnya di liang kubur. Karto menggali kuburan Sari dan mengubur kartu tarot itu bersamanya.
Dalam adegan tengah kredit, Putri menemukan sebuah surat yang berisi permintaan maaf dari ibunya karena selama ini tidak menjadi sosok ibu yang baik dan terlalu sibuk dengan kegiatan pembacaan kartu tarotnya serta memberikan pesan agar tidak mengikuti jejaknya yang terlalu mendengarkan bisikan-bisikan dari para iblis.
Untuk pendalaman perannya, Callista Arum menyebutkan telah dipertemukan dengan peramal beneran sejak awal. Para pemeran menjalani sesi khusus dengan praktisi kartu tarot untuk memahami dunia tarot, mulai dari penempatan kartu tarot, cara membaca kartu tarot dan cara mengocok kartu tarot.[2][5]
Musik
Musik latar dan lagu tema berjudul "Ingat Ingat Pesan Mama" dinyanyikan oleh penyanyi muda Efah Aaralyn, yang dirancang untuk memberikan kesan menghantui sepanjang film.[6]