Malasit (bahasa Inggris:Malachitecode: en is deprecated ) atau Birudi pandan adalah suatu mineral karbonat hidroksida tembaga, dengan rumus kimia Cu2CO3(OH)2. Mineral hijau buram ini terikat mengkristal dalam bentuk sistem kristal monoklin, dan sering kali bentuknya bergugus (botryoidal), berserat, atau massa stalagmitik, dalam retakan dan ruang yang jauh di bawah tanah di mana terdapat genangan air dan cairan hidrotermal untuk terjadinya presipitasi kimiawi. Potongan kristal individual jarang ditemukan namun ada yang berbentuk prisma-prisma ramping atau menjarum (asikular). Bentuk semu (pseudomorf) yang menyerupai kristal azurit tabular atau gumpalan juga dijumpai.[1]
Etimologi dan sejarah
Nama batu ini berasal dari bahasa Latin: molochītis, Prancis Pertengahan: melochite, dan Inggris Pertengahanmelochites; dari YunaniΜολοχίτης λίθοςmolochitis lithos, "batu hijau mallow", dari μολόχηmolōchē, varian dari μαλάχηmalāchē, "mallow".[2] Mineral ini dinamakan demikian karena menyerupai daun pohon Mallow (sejenis perdu).[3]
Bukti arkeologi menunjukkan bahwa mineral ini telah ditambang dan dilebur di Lembah Timna di Israel selama lebih dari 3.000 tahun.[4] Sejak masa itu, malasit telah digunakan sebagai batu hias dan batu permata.
↑Parr, Peter J review of "Timma: Valley of the Biblical Copper Mines" by Beno Rothenberg Bulletin of the School of Oriental and African Studies, University of London, Vol. 37, No. 1, In Memory of W. H. Whiteley (1974), pp. 223–224
Bacaan lanjutan
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Malasit.
Hurlbut, Cornelius S.; Klein, Cornelis, 1985, Manual of Mineralogy, 20th ed., John Wiley and Sons, New York ISBN 0-471-80580-7.
R.J. Gettens and E. W. Fitzhugh, Malachite and Green Verditer, in Artists’ Pigments. A Handbook of Their History and Characteristics, Vol. 2: A. Roy (Ed.) Oxford University Press 1993, p.183 – 202