Majelis Konstituen Pakistan (bahasa Bengali:পাকিস্তান্ গণপরিষদ্ Pākistān Gaṇapariṣadcode: bn is deprecated ; bahasa Urdu: آئین ساز اسمبلی, Aāin Sāz Asimblīcode: ur is deprecated ), dibentuk untuk menulis konstitusi Pakistan dan menjabat sebagai parlemen pertamanya.
Pandit Jawaharlal Nehru berpindato pada majelis konstituen India yang belum terpecah di Delhi, 1946Jinnah menanggapi pernyataan Mountbatten di Majelis Konstituen Pakistan, 14 Agustus 1947
Pada 15 Agustus 1947, setelah pemisahan India, dua puluh delapan anggota Liga Muslim masih berada dalam Majelis Konstituen India, selain 93 anggota yang berasal dari negara-wilayah kerajaan (termasuk empat anggota dari Jammu & Kashmir yang belum bergabung dengan majelis konstituen Pakistan yang baru dibuat).
Majelis Konstituen Pakistan pertama kali berkonvensi pada 11 Agustus 1947 pada malam kemerdekaan dan akhir kekuasaan Inggris. Muhammad Ali Jinnah menjadi presidennya sampai ia meninggal pada 11 September 1948. Kemudian, Liaquat Ali Khan mengepalainya selama tiga tahun dan membaut Resolusi Obyektif, yang diangkat oleh Majelis Konstituen pada 1949 sebagai sebuah aneksasi untuk konstitusi Pakistan.