Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Thai. (Mei 2026)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Thai.
Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
*Daftar ini juga mencakup mereka yang tidak melabeli diri sebagai umat Theravāda, seperti mereka dalam masa prasektarian, masa awal, modernis, EBT-is, dll., tetapi sangat dipengaruhi dan/atau memengaruhi ajaran Theravāda klasik.
Sejarah perkembangan Maha Chulalongkorn Rajavidyalaya University terbagi ke dalam beberapa era penting yang mencerminkan transformasi dari pusat pendidikan tradisional menjadi universitas negeri modern.[4]
Masa pendirian
Universitas ini didirikan pada tahun 1887 oleh Raja Chulalongkorn dengan tujuan membangun sebuah institusi pendidikan tinggi bagi para biku, samanera, dan umat awam dengan penekanan pada studi Buddhis serta mata pelajaran umum lainnya. Awalnya, institusi ini bernama Mahathat Witthayalai dan berlokasi di Wat Mahathat. Kelas pertama mulai diselenggarakan pada tahun 1889. Pada tanggal 13 September 1896, Raja Chulalongkorn secara resmi mengubah namanya menjadi Maha Chulalongkorn Rajavidyalaya sebagai bentuk penghormatan dan dedikasi institusi ini sebagai pusat pendidikan tinggi Sangha.[4]
Inisiasi manajemen pendidikan
Pada tahun 1947, Phra Phimontham (Choi Thanthatto), kepala biara Wat Mahathat, memprakarsai restrukturisasi pendidikan di dalam institusi ini agar sejalan dengan niat asli Raja Chulalongkorn. Setelah pertemuan darurat yang melibatkan 57 biku dari kelompok Mahanikaya, mereka mendeklarasikan peningkatan status institusi ini menjadi tingkat universitas yang mengajarkan Tipitaka dan pendidikan tinggi. Universitas ini mulai membuka program Sarjana (S1) di Fakultas Agama Buddha pada 18 Juli 1947.[4]
Perbaikan dan pengakuan
Antara tahun 1960-an hingga 1980-an, MCRU terus memperluas program pendidikannya dengan mendirikan Fakultas Keguruan, Fakultas Humaniora, dan Fakultas Ilmu Sosial. Di saat yang bersamaan, pihak universitas terus memperjuangkan pengakuan status akreditasi dari pemerintah. Pada tahun 1984, pemerintah Thailand secara resmi mengeluarkan undang-undang yang mengakui bahwa ijazah Sarjana dari dua universitas Buddhis (MCRU dan Mahamakut) diakui secara penuh dan setara dengan gelar dari universitas-universitas umum lainnya di Thailand.[4]
Undang-undang universitas negeri
Tonggak sejarah terpenting terjadi pada tahun 1997, di mana setelah proses legislasi yang panjang, Parlemen Thailand mengesahkan Undang-Undang Universitas Maha Chulalongkorn Rajavidyalaya. Disahkan dan ditandatangani oleh Raja Bhumibol Adulyadej pada 21 September 1997, undang-undang ini secara resmi mengintegrasikan MCRU ke dalam sistem pendidikan tinggi Thailand sebagai universitas negeri secara penuh.[2]
Pusat universitas buddhis internasional
Sejak pergantian milenium, MCRU mulai berekspansi ke dunia internasional. Pada tahun 1999, perluasan kampus utama dimulai di sebidang tanah luas di Wang Noi, Ayutthaya atas dukungan donatur keluarga Wannissorn.[5] Kampus ini secara resmi dibuka oleh Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn pada tahun 2010. Universitas ini juga menerima afiliasi dari berbagai institusi Buddhis internasional dari Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Sri Lanka, hingga Hungaria. Sejak 2004, MCRU secara rutin bertindak sebagai tuan rumah utama bagi perayaan dan konferensi internasional Hari Waisak Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Day of Vesak).[4]
Fakultas dan program
Maha Chulalongkorn Rajavidyalaya University menyelenggarakan program pendidikan tingkat Sarjana, Magister, dan Doktoral melalui beberapa unit akademik utama:
Fakultas Agama Buddha: Menawarkan program studi dalam bidang Agama Buddha, Filsafat, Agama, Bahasa Pali dan Sanskerta, hingga Buddhisme Mahayana.
Fakultas Keguruan (Pendidikan): Menawarkan program Pendidikan Sosial, Pengajaran Bahasa (Thai & Inggris), dan Pengajaran Agama Buddha.
Fakultas Humaniora: Menawarkan program Bahasa Thai, Bahasa Inggris, Psikologi, dan Psikologi Buddhis.
Fakultas Ilmu Sosial: Menawarkan program Ilmu Politik, Administrasi Publik, Sosiologi, Manajemen Buddhis, Ilmu Ekonomi, dan Ilmu Hukum.
Sekolah Pascasarjana
Kolese Studi Buddhis Internasional (IBSC): Mengelola program studi Magister dan Doktoral dalam bidang Studi Buddhis, Filsafat, dan Buddhisme Mahayana dengan bahasa pengantar bahasa Inggris.[6]
Kolese Dhammaduta
Kampus dan afiliasi
Selain kampus pusat di Wat Mahathat dan Wang Noi, MCRU memiliki banyak kampus regional, kolese terafiliasi, dan pusat layanan akademik yang tersebar di seluruh Thailand untuk memperluas akses pendidikan.
Kolese Afiliasi Internasional:
Untuk mewujudkan visinya sebagai pusat pendidikan Buddhis global, MCRU memiliki jaringan kolese afiliasi internasional (Affiliated Institutes), di antaranya:
Dongguk Chonbop Buddhist College (Korea Selatan)
Ching Chueh Buddhist University (Taiwan)
Sri Lanka International Buddhist Academy / SIBA (Sri Lanka)