Pada 1963, Syekh Khatib Abu Samah bin Abu Bakar bersama istrinya, Ummi Hj. Saadah Idris, mendirikan surau di Aur Duri, salah satu jorong di Sumani. Pengajian surau tersebut berubah menjadi MTI Sumani pada 1966, kemudian berganti nama menjadi Pondok Pesantren Darussalam Sumani.[1][2]