Sebelum mendirikan MTI Koto Panjang, Syekh Mukhtar Angku Lakuang belajar kepada beberapa ulama Kaum Tua di Minangkabau. Pada 1927, Syekh Mukhtar berguru kepada Syekh Abdul Wahid Saleh di Surau Tabek Gadang yang kemudian berubah menjadi MTI Tabek Gadang. Ijazah dari Syekh Abdul Wahid diberikan kepada Syekh Mukhtar pada 1934.[1]