Pada tahun 1980, MAN mengakuisisi galangan kapal dan produsen mesin diesel asal Denmark, Burmeister & Wain. Aktivitas produksi mesin di Christianshavn kemudian dihentikan pada tahun 1987. Setahun kemudian di Teglholmen, sebuah pabrik suku cadang dan komponen penting mulai dibangun di bekas lokasi pusat riset dan pengembangan. Pabrik tersebut pun mulai beroperasi pada tahun 1992. Walaupun semua aktivitas di Copenhagen dipusatkan di Teglholmen pada tahun 1994 dan galangan kapal B&W terakhir kali berproduksi pada tahun 1996, mesin diesel dua tak MAN B&W berhasil menguasai lebih dari 70% pangsa pasar pada tahun 2000, dengan cukup banyak pesanan untuk mesin MC.
Pada tahun 2002, mesin diesel dua tak ME yang dikendalikan secara elektronik resmi diluncurkan dengan diameter silinder maksimal 108cm. Pada akhir tahun 2003, MAN B&W Diesel, Denmark, mempekerjakan sekitar 2.200 orang, dengan sekitar 8.000 unit mesin MC buatan perusahaan ini sudah dioperasikan atau masih dipesan pada tahun 2004.
Pada tahun 2006, MAN Diesel AG mendirikan MAN Diesel SE.[2]
Copenhagen, 22 Februari 2006: Mesin diesel pertama dengan daya lebih dari 75.000kW (101.000hp) resmi diluncurkan. Pemegang lisensi dari MAN B&W Diesel, Hyundai Heavy Industries kemudian memproduksi 12K98MC dengan daya 75.790kW (101.640hp).
Mesin diesel tersebut pun dipasang di sejumlah kapal peti kemas berkapasitas lebih dari 9.000 TEU yang dipesan oleh Costamare asal Yunani. Kapal tersebut kemudian disewa oleh COSCON (COSCO Container Lines) di Tiongkok.[3]
Mirrlees Blackstone Limited dibentuk pada tanggal 1 Juni 1969 melalui penggabungan antara Mirrlees National Limited (sebelumnya bernama Mirrlees, Bickerton and Day) dan Blackstone & Company Limited. Kedua perusahaan tersebut saat itu merupakan bagian dari Hawker Siddeley Group.[5]