Loloda Kepulauan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Indonesia, dan kecamatan ini berada terpisah dari pulau utama Pulau Halmahera dengan empat pulau utama yang berpenghuni. Penduduk kecamatan ini berjumlah 8.086 jiwa (2021), dengan luas wilayah 52,56km², dan kepadatan penduduk 154 jiwa/km².[2][3]
Demografi
Penduduk kabupaten Halmahera Utara, pada umumnya merupakan etnis atau suku Tobelo. Sementara suku bangsa yang ada di Loloda Kepulauan mayoritas adalah suku Loloda. Selain itu, ada juga suku Buton, dan suku asal Maluku lainnya. Bahasa sehari-hari yang digunakan adalah bahasa Loloda dan bahasa Melayu Ternate.[2]
Berdasarkan data Sensus Penduduk Indonesia 2010, mencatat bahwa mayoritas penduduk kecamatan Loloda kepulauan memeluk agama Islam. Persentasi penduduk berdasarkan agama yang dianut ialah Islam sebanyak 89,12%, kemudian Kristen sebanyak 10,88% dengan dominan Protestan sebanyak 10,83% dan selebihnya Katolik 0,05%, dan mereka berada di desa Dowonggila dan desa Cera.[3][4] Untuk sarana rumah ibadah, terdapat 8 bangunan masjid, 5 bangunan gereja Protestan dan 3 bangunan mushola.[2]