Pada sekitar tahun 1925 di wilayah Kabupaten Banyuwangi bagian barat, tepatnya di kaki Gunung Ijen terdapat suatu dataran tinggi yang subur dengan suhu udara yang cukup sejuk sehingga menarik pengembara untuk melakukan pembukaan hutan untuk dijadikan sebagai ladang pertanian dan tempat tinggal untuk beristirahat ketika bercocok tanam. Dari tahun ke tahun jumlah pengembara yang datang ke daerah tersebut semakin bertambah banyak, termasuk salah satunya dari suku Madura. Pembukaan hutan tersebut menjadi semakin luas sehingga lama kelamaan daerah tersebut menjadi sebuah perkampungan penduduk yang cukup ramai dan penghidupannya cukup makmur.
Daerah tersebut termasuk daerah yang subur dan curah hujannya cukup tinggi sehingga banyak hasil bumi yang dihasilkan di antaranya padi, palawija, dan rempah - rempah sehingga menarik penjajah kala itu, yaitu Belanda, untuk menguasai pemukiman penduduk tersebut.
Pembagian wilayah
Desa Licin terdiri dari 8 dusun, yaitu:
Dusun Benel
Dusun Glondok
Dusun Gumuk Batur
Dusun Karangan
Dusun Krajan
Dusun Panggang
Dusun Plembon
Dusun Blimbingsari
Pendidikan
Lembaga pendidikan yang terletak di Desa Licin adalah: