Lia Istifhama (lahir 12 Februari 1984) adalah seorang politisi, aktivis sosial, advokat, penulis, akademisi, dan musisi Indonesia. Pada pemilihan umum legislatif 2024, ia terpilih menjadi Anggota DPD RI dengan meraih 2.739.123 suara, menjadikannya senator perempuan non‑petahana dengan perolehan suara tertinggi di Indonesia.[1][2] Ia merupakan keponakan Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur,[3] dan putri dari KH Maskur Hasyim, seorang tokoh Nahdlatul Ulama Jawa Timur.[4]
Pendidikan
Lahir dan besar di Kota Surabaya, Jawa Timur, Lia Istifhama menempuh pendidikan sekolah secara berurutan, yaitu di TK Muslimat Wonocolo Surabaya (1998), SD Taquma Surabaya (1990), SMPN 13 Surabaya (2996), dan SMAN 16 Surabaya (1999). Semasa sekolah di SMAN 16 Surabaya, ia sekaligus menempuh pendidikan informal sebagai seorang santri di Pondok Pesantren Al-Haqiqi, Surabaya (1999). Pada tahun 2002 ia menempuh pendidikan strata satu pada tiga tempat, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas AirlanggaSurabaya, Fakultas Muamalah IAIN Sunan Ampel Surabaya (Sekarang UINSA), dan Fakultas Dakwah STID Taruna Surabaya. Ia melanjutkan perkuliahan akta IV di UINSA pada dan meraih gelar magister Ekonomi Islam pada 2013. Ia kemudian meraih gelar Doktoral Ekonomi Islam dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya pada 2020.[5]
Karier
Lia Istifhama dikenal sebagai aktivis, dilantik sebagai Ketua DPD Perempuan Tani HKTI Jawa Timur pada tanggal September 2019.[6] Ia juga dikenal sebagai penulis, dengan salah satu bukunya adalah novel motivasi yang berjudul, Berkisah Tentang Hati.[7] Sebuah novel yang ditulis atas keprihatinan maraknya kasus bunuh diri mahasiswi maupun pelajar perempuan yang disebabkan kasus asmara.
Ia juga pernah launching lagu bertema tani, yaitu Cinta Tani, Syair Tani, dan Petani Bejo pada 14 Februari 2022.[8] Kecintaanya pada pertanian melalui karya seni juga diwujudkan dalam kolaborasi karya bersama cak Sodiq New Monata melalui single Lestari, yang mana ia menjadi bintang video klip dan sekaligus penulis lagu.[9] Pada tahun 2025 ia menyanyikan cover lagu "Tresno Tekan Mati" Karya: Andi Mbendol.[10]
Dalam politik, Lia sempat mewarnai kandidat calon Wakil Wali kota Surabaya pada 2020,[11] meskipun kemudian tidak berhasil mendapatkan rekomendasi partai. Saat itu, yang mendapatkan rekomendasi dan memenangkan Pemilihan Wali kota Surabaya adalah Eri Cahyadi.[12] Dan pada 13 Maret 2024, Lia Istifhama ditetapkan menjadi Anggota Komite III DPD RI, yang membidangi sejumlah isu penting seperti pendidikan, agama, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.[13] Ning Lia, sapaan akrab politisi cantik ini dikenal humble dan murah senyum, dalam survei menunjukkan bahwa 72,4 persen responden mengenal Lia Istifhama dan hampir 71,7 persen menyatakan menyukainya[14]
Lia Istifhama pernah menjadi pembicara dan moderator seminar nasional dan internasional. Pada 2020, ia berbicara dalam webinar internasional bertema "The Impact of Covid-19 for the Global Education" bersama akademisi dari Nigeria, Maroko, Mesir, India, Pakistan, Sri Langka.[20]
Pada 2021, ia menjadi moderator dalam webinar pada acara pengukuhan pengurus Forsiladi Jawa Timur diselenggarakan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Addis Ababa (Etiopia), Filipina, dan Republik Rakyat Tiongkok.[21]
Karya
Lia Istifhama telah menulis dan menerbitkan sejumlah buku, di antaranya:
Before After Tsunami Aceh: Trilogi dan Tragedi (2005)
Mengembangkan Kapasitas Guru dengan Media Pembelajaran ICT (2020)
Praktek Penyuluhan Hukum dan Penguatan Strategi Modal Sosial (2019)
Resiliensi Korban Pelecehan Seksual: Sudut Pandang Sosial dan Ekonomi Islam (2019)
Lia Istifhama telah menerima sejumlah penghargaan atas kontribusinya dalam bidang pertanian, pendidikan, literasi, serta perannya dalam komunitas kemasyarakatan dan keagamaan. Beberapa di antaranya meliputi:
Penghargaan Shodaqoh Oksigen pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025.
Anugerah Figur Akselerator Kemajuan dalam detikJatim Awards 2025[25]
Mustika Selendang Emas 2025 di Award Nusantara Kemilau Emas 2025 [26]
Apresiasi Legislasi Award 2025 yang digelar JTV.[27]
100 Tokoh Muda Nasional 2020 dari Aliansi Pemuda Nasional.[28]
22 Tokoh Muda Inspirasi Jawa Timur 2020 dari Forum Jurnalis Nahdliyyin.[29]
Penggerak Perempuan Bidang Pertanian 2020 dari DP3AK Jatim (Pertani HKTI Jatim).[30]
Tokoh Jatim Peduli Covid-19 pada tahun 2020 dari ARCI.[31]
Tokoh Perempuan Pengusaha Inspiratif 2021 dari KAHMIPreneur Bangkalan.
Jatim Gaspol 2024 Kategori suara terbanyak DPD RI non petahana dari JTV.
Indonesia Next Future Leader 2024 dalam Indonesia Award Magazine.[38]
Tokoh Penggerak Literasi 2024 dari Radar Surabaya.[39]
Best Inspiring Women 2025 dari 3 lembaga, yaitu Pusat Training dan Motivasi Thanks Institute Indonesia, Pusat kajian para tokoh nusantara Al Maghribi, dan Mabes Media.[40]
Tokoh Perempuan Inspiratif Peduli Pendidikan dan Anak dari GTKI-PGRI Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.[41]