Mengawali karier sebagai pemain muda di Persma Manado, Leo menjadi penggawa tim sepak bola PON Sulawesi Utara saat meraih medali perunggu di turnamen cabang sepak bola PON XIV di Jakarta. Setelah tampil apik di PON XIV, Leo direkrut oleh Pelita Jaya, lalu pindah ke Persita Tangerang. Leo sempat membela Persijatim pada tahun 2000 sampai 2003, sebelum kembali ke Persita selama dua tahun pada tahun 2003 sampai 2005. Pada tahun 2006, Leo meraih gelar bersama Arema Malang saat menjuarai Copa Indonesia. Leo kembali ke Persita pada tahun 2007, dan pindah ke Persibom Bolaang Mongondow pada tahun 2008. Pada tahun 2009, Leo membela tim Persikota Tangerang hingga dia pensiun pada tahun 2012.[1]
Meninggal
Pada tanggal 18 April 2018, Leo menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Leo meninggal setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan di RS di Jakarta.[2]