Bukti terakhir yang diketahui menunjukkan bahwa legiun tersebut, dan detasemen darinya, ditugaskan di Mesir pada abad ketujuh, satu atau dua tahun sebelum penaklukan Mesir oleh Islam. Legiun tersebut seringkali dianggap bertarung dalam perang tersebut dan dihancurkan, meskipun tak diketahui apakah detasemen atau seluruh legiun tersebut berada di Mesir, dan tak ada bukti lebih lanjut dari nasib legiun tersebut pada masa berikutnya.
Lambangnya adalah banteng, dengan elang juga dipakai.