Taiping (Jawi: تايڤيڠ, Tamil:தைப்பிங்) adalah sebuah kota di Daerah Larut, Matang dan Selama, Perak, Malaysia. Denganan populasi sebanyak 212.562 jiwa pada tahun 2010, Taiping merupakan kota kedua terbesar setelah Ipoh di Perak. Kota ini dikelilingi oleh Bukit Larut yang merupakan puncak tertinggi.
Taiping adalah kota paling-basah di Malaysia dengan curah hujan rata-rata sebesar 4.000mm. Curah hujan keseluruhan di Malaysia adalah 2.000–2.500mm. Taiping memiliki banyak taman. Salah satu tempat yang terkenal adalah The Lake Garden atau disebut juga Taman Tasik. Seluruh taman di Taiping terawat dan berfungsi dengan baik.
Taiping terletak di dataran di sebelah barat Pegunungan Bintang. Ibu kota Perak, Ipoh, berjarak sekitar 48km tenggara kota, sementara George Town, ibu kota negara bagian Pulau Pinang, terletak 78km di sebelah barat laut.
Iklim
Taiping juga mendapat sorotan karena menjadi kota terbasah di Semenanjung Malaysia. Curah hujan tahunan rata-rata sekitar 3.000mm di Taiping, sementara rata-rata semenanjung adalah 2.000–2.500mm. Curah hujannya yang tidak biasa juga menyebabkan koleksi flora dan pohon-pohon hujan berumur seabad di Taman Danau Taiping yang subur.
Transportasi
Kereta api
Stasiun kereta api Taiping adalah stasiun kereta api operasional pertama di Malaysia. Awalnya, stasiun melayani tambang timah lokal, mengangkut bijih ke Port Weld (sekarang Kuala Sepetang) dan menambang pekerja ke pemukiman pekerja. Pada 1930-an, koneksi kereta api ke kota-kota lain seperti Ipoh , Kuala Lumpur, dan Singapura dimulai. Jalur Taiping-Port Weld dibongkar oleh KTMB pada 1980-an.
Stasiun ini sebelumnya hanya dilayani oleh kereta KTM Intercity , dengan perjalanan satu arah ke KL Sentral yang memakan waktu sekitar enam jam. Namun sejak 1 Juli 2015, stasiun ini juga dilayani oleh layanan Ekspres KTM ETS , sehingga mengurangi waktu perjalanan pada rute yang sama menjadi sekitar tiga jam. Selain itu, Taiping juga berfungsi sebagai perhentian pada layanan Transit ETS antara Ipoh dan Padang Besar .